Sidang Lanjutan 5 Komisioner KPU Palembang, Hari Ini Dengarkan Keterangan Saksi

Ketua Bawaslu Palembang M Taufik, komisioner Bawaslu Dadang Apriyanto dan Pengawas Pemilih Kecamatan (Panwascam) IT 2 Palembang, Ahmad Haris

Sidang Lanjutan 5 Komisioner KPU Palembang, Hari Ini Dengarkan Keterangan Saksi
SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Sidang lanjutan 5 komisioner KPU Palembang. Hari ini mendengarkan keterangan saksi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua Bawaslu Palembang M Taufik, komisioner Bawaslu Dadang Apriyanto dan Pengawas Pemilih Kecamatan (Panwascam) IT 2 Palembang, Ahmad Haris menjadi saksi atas perkara dugaan pelanggaran pemilu, Senin(8/7/2019).

Sebelumnya diketahui bahwa ini merupakan sidang lanjutan bagi lima komisioner KPU Palembang yang ditetapkan sebagai terdakwa atas dugaan pelanggaran pemilu 2019.

Agenda hari ini yaitu mendengarkan keterangan saksi.

Ada beberapa poin yang disampaikan
ketua Bawaslu Palembang saat memberikan kesaksiannya di hadapan majelis hakim.

Salah satunya terkait dengan permasalahan kurangnya surat suara pada penyelenggaraan pemilu 17 April lalu.

"Terjadi kekurangan surat suara pada 17 April lalu, informasi itu saya terima dari divisi pengawasan. Itu kenapa saya bingung kok bisa terjadi kekurangan surat suara karena juga tidak ada penyampaian dari KPU terkait permasalahan itu," ujar M Taufik, ketua Bawaslu Palembang.

GPPMS Demonstrasi Saat 5 Komisioner KPU Palembang Tengah Jalani Persidangan di PN Palembang

Sementara, sidang yang digelar di pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang ini, kembali dihadiri oleh kelima terdakwa.

Kompak menggunakan baju atasan putih, seluruh terdakwa duduk di satu barisan dengan keempat kuasa hukumnya.

Tak hanya duduk diam, selama saksi memberikan keterangannya, para terdakwa terlihat melakukan sesuatu.

Seperti Ketua KPU Palembang Eftiyani yang terus menuliskan sesuatu diatas kertas putih. Berbeda dengan Alex Barzili, komisioner KPU Palembang yang terlihat terus mengetik sesuatu di notebook.

Sedangkan Syarafudin Adam tampak sesekali membaca buku tebal bertuliskan 'undang-undang pemilu' selama persidangan berlangsung.

Sementara terdakwa yang lain yakni Yetti Oktarini dan Abdul hanya duduk sembari memperhatikan keterangan saksi dengan seksama.

Hingga berita ini diturunkan, persidangan masih terus berlangsung.

Sebagaimana diketahui bahwa jaksa penuntut umum (JPU) akan menghadirkan 35 saksi. Dimana, 2 diantaranya merupakan saksi ahli dari universitas Sriwijaya.

Tribunsumsel.com akan terus melaporkan proses jalannya persidangan ini.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved