Begal di Musirawas Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

AW (17 tahun) warga Desa Aringin, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara ditangkap anggota Polsek Karang Dapo, Minggu (7/7/2019) sekitar pukul 17.3

Begal di Musirawas Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - AW (17 tahun) warga Desa Aringin, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara ditangkap anggota Polsek Karang Dapo, Minggu (7/7/2019) sekitar pukul 17.30 WIB

Ia ditangkap atas tuduhan menjadi pelaku begal bersama satu orang temannya berinisial DY, yang masih dalam pengejaran pihak kepolisian setempat.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Karang Dapo, AKP Darmawan mengatakan AW ditangkap atas laporan dari NA (19) warga Desa Muara Rupit, Kecamatan Rupit.

"Dalam laporannnya, AW adalah salah satu terduga perampas motor milik NA," ungkap Darmawan saat dibincangi di Polres Mura, Senin (8/7/2019).

Darmawan menjelaskan, saat itu NA melintas di Jalan Poros, Desa Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara, Selasa (14/5/2019), pukul 18.30 WIB.

Dalam perjalanan tiba-tiba ia dihadang dan dipaksa berhenti oleh dua orang pelaku. Salah satu pelaku mencabut senjata tajam dan mengarahkan kelehernya.

"Pelaku berbicara sambil mengancam korban serahkan motor dan uangmu dan semuanya. Kalau tidak kami bunuh," ungkap Darmawan.

Akibat ancaman itu, NA ketakutan dan menyerahkan motor miliknya.

Selanjutnya kedua pelaku juga mengambil uang didalam tas pinggang miliknya yang berjumlah Rp 10.15 juta.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved