Berita Muba

12 Keluarga Penerima Manfaat PKH di Muba Mengundurkan Diri, Mulyati Beberkan Alasannya 

Terdapat 12 penerima program keluarga harapan (PKH) di Musi Banyuasin (Muba) mengundurkan diri dari Keluarga Penerima Manfaat

12 Keluarga Penerima Manfaat PKH di Muba Mengundurkan Diri, Mulyati Beberkan Alasannya 
Sripo/ Fajeri
Seorang petugas PKH ketika memasang stiker pada rumah penerima manfaat PKH di Musi Banyuasin (Muba). 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU-Terdapat 12 penerima program keluarga harapan (PKH) di Musi Banyuasin (Muba) mengundurkan diri dari Keluarga Penerima Manfaat.

Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Muba saat ini terus menempel stiker keluarga miskin di setiap rumah warga penerima rastra dan KPM PKH.

Stiker itu bertuliskan bahwa penghuni rumah memang benar-benar berhak menerima beras pra sejahtera dan PKH.

Menurut Pendamping PKH Kecamatan Bayung Lencir, Aprilia Rizaleni, sejak dilakukan penempelan stiker ada 1 di desa Lubuk Harjo, 1 di Desa Simpang Bayat, 2 di Desa Senawar Jaya, dan 8 di Desa Sukajaya yang mengundurkan diri.

"Kebanyakan mereka mengaku sudah mampu dan takut akan azab yang diterima jika pura-pura mengaku miskin, seperti kata-kata yang ada di stiker" ujarnya.

Bulan Depan Ketua RT se-Kota Lubuklinggau Terima Pembagian HP Android Samsung

Aprilia menambahkan, penempelan stiker sudah selesai di 18 Desa dan 2 Kelurahan yang ada di Bayung Lencir.

"Ada 3 Desa yang belum, yakni Mendis, Pulai Gading dan Mangsang. Untuk jumlah penerima se-kecamatan Bayung Lencir ada 1.534 saat ini, itu belum dikurangi yang mengundurkan diri," jelasnya.

Seorang warga yang mengundurkan diri, Mulyati (40 tahun), saat dihubungi via pesan WhatsApp mengaku, bahwa dirinya merasa sudah cukup dengan kondisi perekonomiannya saat ini.

"Memang betul saya mengundurkan diri, sebab saya dan keluarga merasa apa yang ada sekarang sudah bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Saya mengundurkan diri tidak ada paksaan manapun," ungkapnya.

Doni Satria Karyawan Rekanan PT KAI Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan di Muara Enim

Menurutnya akan lebih baik jika pemberian PKH ini benar-benar tepat sasaran, sehingga warga yang masih pra sejahtera bisa terbantu.

"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan PKH untuk kami, sehingga bisa melalui masa-masa sulit, saya juga berharap bisa menjadi motivasi bagi yang lainnya," pungkasnya. (SP/ Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved