Berita Pagaralam

Harga dan Mutu Kopi Lebih Baik, Petani Kopi di Pagaralam Diminta Panen Sistem Petik Merah

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam memberikan perhatian besar kepada petani kopi

Harga dan Mutu Kopi Lebih Baik, Petani Kopi di Pagaralam Diminta Panen Sistem Petik Merah
SRIPOKU.COM/WAWAN SEFTIAWAN
JEMUR KOPI - Seorang petani kopi di Pagaralam menjemur biji kopi yang sudah matang, Rabu (26/6/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam memberikan perhatian besar kepada petani kopi.

Pemkot Pagaralam juga meluncurkan program 1 juta stek kopi per tahun.

Program ini bertujuan agar hasil panen kopi di Pagaralam bisa meningkat.

Bahkan dikabarkan dengan sistem stek petani tidak lagi harus menunggu satu tahun sekali untuk panen.

Petani bisa panen setiap minggu jika telah memberlakukan sistem stek.

Namun syaratnya petani hanya melakukan sistem panen petik merah.

6 Kabupaten di Sumsel Mulai Dilanda Kekeringan, Waspada Suhu Bisa Mencapai 37 Derajat Celcius

Sistem panen ini dinilai lebih menguntungkan petani, karena harga jual baik masih kondisi basah dan sudah diolah menjadi biji kopi lebih tinggi dari sistem biasa.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengatakan, pemerintah akan terus menggencarkan sosialisasi sistem panen petik merah tersebut.

Pasalnya hal ini dinilai akan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Dengan sistem petik merah ini mutu biji kopi akan semakin baik. Dan kualitas kopi dari hasil petik merah juga lebih banyak digemari oleh konsumen," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved