Besok Sidang Perdana, KPU Palembang Siapkan 6 Pengacara

Sidang perdana dugaan pidana pemilu di Pengadilan Negeri (PN) kelas I A kota Palembang,

Besok Sidang Perdana, KPU Palembang Siapkan 6 Pengacara
ARIF BASUKI ROHEKAN/TRIBUNSUMSEL.COM
5 Komisioner KPU Palembang,1. Yetty Oktarini (anggota) 2. Abdul Malik (anggota) 3. Alex Barzili (anggota) 4. Syafarudin Adam (anggota) 5. Eftiyani (ketua). 
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sidang perdana dugaan pidana pemilu di Pengadilan Negeri (PN) kelas I A kota Palembang, dengan tersangka (terdakwa nanti) 5 komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Palembang, rencananya akan digelar, Jumat (5/7/2019).

Kepastian ini disampaikan ketua tim penasehat hukum KPU Palembang H Rusli Bastari, Kamis (4/7/2019).

"Ia, rencana besok (Jumat) di PN Palembang sidang perdana, dengan agenda dakwaan dari penuntut umum," kata Rusli.

Dalam mengawal kasus hukim yang menimpa 5 komisioner KPU Palembang tersebut, pihaknya akan menurunkan 6 pengacara dari kantor hukum Rusli Bastari.

"Kita siap mengikuti jalannya sidang dan saat ini mengkaji, apa yang akan didakwakan bagi komisioner penyelenggara pemilu tingkat Kota Palembang itu," tuturnya.

Rusli sendiri mengaku belum bisa berbicara banyak soal kasus yang menjerat kliennya tersebut, dan akan melihat dan mengkaji dakwaan yanh disampaikan penuntut umum nanti.

"Jadi setelah sidang dengan agenda dakwaan akan kita bahasa dan menentukan sikap. Jalan terus apa ada eksepsi," terangnya.

Ditambahkan Rusli, dalam sidang nanti ia memastikan 5 tersangka (komisioner KPU Palembang) akan hadir dalam sidang.

"Klien kita akan datang sidang nanti. Kalau penyerahan berkas kemarin mereka tidak hadir karena tidak wajib dan diatur undang- undang, mengingat mereka ada kegiatan lain yaitu rapat pleno," tandasnya.

Sebelumnya Jaksa penuntut umum Kejari Palembang melimpahkan berkas perkara lima komisioner KPU Palembang yang ditetapkan sebagai tersangka pada dugaan pidana pemilu ke pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang, Rabu (3/7/2019).

Humas Pengadilan Negeri kelas 1 A kota Palembang, Hotnar Simarmata SH MH membenarkan pihaknya telah menerima pelimpahan berkas tersebut.

"Sudah dilimpahkan, kita terima dan diregistrasi ke bagian pidana lalu naikan ke ketua PN dan selanjutnya ketua menujuk manjelis hakim,"ujarnya.

Hotnar mengungkapkan dalam menangani perkara ini, hakim yang dipilih harus memiliki Surat Keputusan (SK) khusus tentang perkara pemilu.

"Hakimnya harus yang punya SK khusus tentang perkara pemilu. Boleh dibilang perkara ini merupakan perkara khusus, itulah kenapa ada hukum acara persidangan tersendiri,"ujarnya.

Setelah pemilihan majelis hakim, barulah akan ditentukan jadwal dan hari persidangan tersebut. Namun terkait kapan jadwal persidangan, Hotnar mengaku belum mengetahuinya secara pasti.

"Saya belum bisa pastikan, namun akan dilakukan secepat mungkin. Tapi yang jelas memang ada peraturan yang mengatur berapa lama jadwal sidang dan kapan sudah harus putusan. Itu mengacu pada undang-undang pemilu yang berlaku,"ujarnya.

Masih kata Hotnar, sidang tersebut akan dibuka untuk umum.

"Iya, sidangnya terbuka untuk umum,"ujarnya.


5 komisioner KPU Palembang,
1. Yetty Oktarini (anggota)
2. Abdul Malik (anggota)
3. Alex Barzili (anggota)
4. Syafarudin Adam (anggota)
5. Eftiyani (ketua)
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved