Berita Palembang

Sempat Viral SPBU di Palembang Layani Isi jeriken, Pertamina Tindak Tegas Segel Nozzle Premium 

PT Pertamina MOR II Sumbagsel menyegel beberapa ujung selang (nozzle) dispenser di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 2430115

Sempat Viral SPBU di Palembang Layani Isi jeriken, Pertamina Tindak Tegas Segel Nozzle Premium 
KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah S
Ilustrasi logo PT Pertamina (Persero) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-PT Pertamina MOR II Sumbagsel menyegel beberapa ujung selang (nozzle) dispenser di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 2430115, di Jalan Kol H Barlian Kecamatan Sukarame.

Penyegelan nozzle khusus Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium itu dilakukan karena SPBU itu terbukti melanggar kontrak kerjasama bersama PT Pertamina.

Pekerja SPBU itu terbukti mengisi BBM premium ke jeriken dan videonya pun sempat viral beredar luas di media sosial (medsos).

"Iya, SPBU nomor 2430115 memang kita skorsing, karena mengisi jeriken yang telah ada larangannya," kata Manajer Region Communication & CSR Sumbagsel Pertamina, Refki Rahkman Yusuf, Minggu (30/6/2019).

Kecelakaan di Jalan Kolonel Wahid Udin Sekayu, Honda Jazz Ringsek Terbalik Tabrak Pembatas Jalan

Menurut Refki, PT Pertamina hanya menyegel nozzle khusus premium, dan berlaku selama 1 bulan, sejak 25 Juni hingga 24 Juli 2019.

"Jadi kita skorsing untuk tidak operasi selama satu bulan. Namun untuk nozzle lain tetap beroperasi seperti biasa," jelasnya.

Ditambahkan Refki, kejadian ini diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi pengelolah SPBU lainnya, agar mengikuti aturan yang ada dan demi keamanan.

"Jelas kejadian ini, agar menjadi perhatian semua, untuk tetap berjalan dengan aturan dan SOP yang berlaku. Utamakan safety dan kepuasan pelanggan," ucapnya.

Mengenal Desa Lontar Tempat Kelahiran Kapolda Sumsel, Irjen Firli Jalan Kaki 16 Km ke Sekolah

Dilanjutkan Refki, meski pengisian bahan bakar melalui jeriken dilarang, namun ternyata aturan ini tidak pukul rata.

Artinya ada jenis bahan bakar yang diperbolehkan diisi pakai jeriken, ataupun pihak- pihak tertentu yang bisa mengisinya di SPBU, namun tetap ada syaratnya.

Refky menyatakan untuk pengisian pakai jeriken boleh dilakukan hanya untuk untuk jenis bahan bakar khusus (BBK).

BBK terdiri dari, Pertamax, Pertalite, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, atau non subsidi.

Jelang Pilkada Serentak, Adik Kandung Gubernur Sumsel Mulai Dekati PKS

"Tapi sebenarnya boleh pakai jeriken, tapi itu tidak untuk jenis BBM subsidi. Jikapun mau beli BBM Subsidi harus dengan ketentuan yang berlaku, seperti jerigen gak boleh plastik dan sebagainya," tegasnya.

Selain itu, pembelian BBM dengan jeriken di SPBU haruslah sudah mendapat izin instansi terkait, dan bukan sembarangan.

"Penjualan atau pembelian dengan jerigen, hanya untuk yang sudah dapat ijin dari instansi terkait," pungkasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved