MXGP Palembang 2019

Pemprov Sumsel Libatkan UMKM di MXGP Palembang 2019

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meramaikan kejuaraan dunia Motocross Grand Prix

Pemprov Sumsel Libatkan UMKM di MXGP Palembang 2019
Istimewa
Sirkuit MXGP 2019 di kawasan OPI Mall Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG—Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meramaikan kejuaraan dunia Motocross Grand Prix (MXGP) 2019 di Palembang.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, Pemprov Sumsel pada event ini lebih berorientasi terhadap pendapatan UMKM bagi masyarakat dibandingkan mencari profit.

“Kita berorientasi pada pendapatan dari sektor UMKM bagi masyarakat. Dan pastinya ini akan meningkatkan kunjungan pariwisata di Sumsel,” tuturnya.

Deru optimis perekonomian rakyat akan bergerak mengingat potensi kunjungan wisatawan begitu besar selama kegiatan berlangsung.

Tak Hanya Dijual Online, Tiket MXGP 2019 di Palembang Juga Dijual Secara Offline, Catat Lokasinya

"Perkiraan ada 1.500 orang yang akan datang, tentu ini akan jadi peluang bagi pelaku UMKM bahkan okupansi hotel juga pasti tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, Staf Khusus bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Pemprov Sumsel, Eko Agus Yusdiantoro menambahkan, keberadaan UMKM ini untuk mempromosikan dan memasarkan produk yang akan mereka jual.

Mulai dari makanan, pakaian hingga souvenir.

Apalagi pada event ini nanti akan banyak hadir wisatawan, juga dihadiri tamu dari 28 negara, dan 60 crosser kelas dunia.

“Jadi UMKM akan ambil bagian dalam event MXGP nanti. UMKM yang dilibatkan ada kuliner, fashion, dan kerajinan tangan,” ujar Eko.

58 Crosser dari 28 Negara Jajal OPI Mall MXGP Sirkuit Palembang 5 Juli 2019

Ia menjelaskan, untuk saat ini UMKM yang ada dikumpulkan terlebih dahulu untuk diberi sosialisasi terkait event tersebut.

Setelah ini, menurutnya baru akan dibahas kembali bersama panitia penyelenggara MXGP 2019.

“Pemprov Sumsel akan memfasilitasi para UMKM yang akan terlibat nantinya. Dengan begitu ini menjadi salah satu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Namun pihaknya, sejauh ini belum dapat memastikan berapa jumlah UMKM yang dilibatkan. Bukan itu saja, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah UMKM ini nantinya diberi tempat gratis atau sewa.

“Kita masih akan membicarakn soal itu. Jadi sekarang ini kami masih fokus untuk sosialisasi dulu," tutupnya. (SP/ Rahmaliyah)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved