Waspada Saat Melintas di Titik Jalan Tebing Ayek Bingkok Pagaralam, Curam dan Banyak Kerikil

Jalur ini dinilai membahayakan bagi pengendara jika tidak berhati-hati. Selain kondisi jalan banyak yang rusak juga saat ini banyak batu kerikil

Waspada Saat Melintas di Titik Jalan Tebing Ayek Bingkok Pagaralam, Curam dan Banyak Kerikil
Sriwijaya Post
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN KERIKIL BERHAMBURAN -- Tampak banyak batu kecil dan kerikil yang berhamburab tepat dijalan curam yaitu Tebing Ayek Bingkok dijalur Alternatif Pagaralam-Lahat, Jumat (28/6/2019). 

PAGARALAM, TRIBUNSUMSEL.COM -- Jalan alternatif Pagaralam-Lahat tepatnya di Kecamatan Gumay Ulu Pagaralam, kondisinya memprihatinkan.  Meskipun saat ini tidak terlalu banyak lagi kendaraan yang melintas di jalur ini, tetap saja, pengendara harus berhati-hati agar tidak  terjadi hal yang tidak diinginkan. 

Jalur ini  dinilai membahayakan bagi pengendara jika tidak berhati-hati. Pasalnya selain kondisi jalan banyak yang rusak juga saat ini banyak batu kerikil yang berhamburan di tengah jalan.

Pantauan, Jumat (28/6/2019) kondisi yang sangat membahayakan pengguna jalan yaitu tepat di titik jalan curam Tebing Ayek Bingkok. Kondisi jalan yang memang curam dan tebing ditambah banyaknya batu kerikil membuat jalur sangat berbahaya.

Pupi (37) salah satu pengguna jalan mengatakan, batu kerikil yang ada ditengah tebing tepat di kawasan Tebing Ayek Bingkok itu dibawah oleh atus air hujan. Hal ini karena dikedua sisi jalan tidak ada SPAL.

"Batu kerikil ini terbawa arus air hujan. Karena disisi kiri dan kanan jalan tidak ada saluran air atau SPAL," ujarnya.

Akibatnya air dari atas langsung masuk kebadan jalan yang membawa batu-batu kecil. Akibatnya jalan ada yang rusak dan dipenuhi batu kerikil.

"Akibat tidak ada SPAL jalan jiga mulai terkikis air hujan. Ada beberapa titik yang sudah rusak. Bahkan disisi kiri dan kanan jalan juga mulai terkikis," katanya.

Sementara iti Hasan (50) pengusaha angkutan mengatakan, pihaknya berharap pemerintah dan dinas terkait diharapkan segera membersihkan kerikil dan membuat SPAL tepat di kawasan Tebing Ayek Bingkok tersebut. Pasalnya kerikil yang ada ditengah jelan membuat kendaraan rawan kecelakaan.

"Saat mobil sedang menuruni jalur jalan tebing ini harus menginjak rem. Karena ada batu kerikil meski sudah direm mobil tetap saja melaju karena jalan licin. Ini sangat berbahaya apalagi jika sedang berpapasan dengan kendaraan lain dari aarah berlawanan," harapnya.(one/SP)

Editor: Lisma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved