Wagub Takjub Lima Tahun Berdiri Ponpes Madinatul Quran Lahirkan Hafidz-Hafidzah 30 Juz

saya sangat terharu dengan ponpes ini, meski baru lima tahun namun telah banyak melahirkan santri hafal Al Qur'an 30 juz

Wagub Takjub Lima Tahun Berdiri Ponpes Madinatul Quran Lahirkan Hafidz-Hafidzah 30 Juz
humas pemprov sumsel
Wagub Ir Mawardi Yahya Hadiri Haflah, Wisuda Kelas Akhir (MTs dan MA) dan Wisuda Tahfidz ke-3 Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir 

 OGAN ILIR, TRIBUNSUMSEL.COM- Rasa haru dan takjub dirasakan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir H. Mawardi Yahya ketika menghadiri wisuda santri di Pondok Pesantren (ponpes) Madinatul Qur’an Desa Betung Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir.

Meski baru berdiri lima tahun silam, ponpes ini telah mampu mencetak hafidz dan hafidzoh 30 juz.

Lebih membanggakan lagi, di antara para alumni, ada beberapa santri yang mendapatkan tawaran beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah diantaranya Turki dan Dubai.

“Terus terang saya sangat terharu dengan ponpes ini, meski baru lima tahun namun telah banyak melahirkan santri hafal Al Qur'an 30 juz,” ungkap Wagub saat memberi sambutan dalam Haflah, Wisuda Kelas Akhir (MTs dan MA) dan Wisuda Tahfidz ke-3 Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Jalan SMB II Desa Betung Kec. Lubuk Keliat Kab. Ogan Ilir, Kamis (27/6).

Mawardi Yahya menegaskan, apa yang dilakukan Ponpes Madinatul Qur’an sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sumatera Selatan yang menempatan pembinaan bidang keagaaman sebagai unggulan kerja perioritas. Memengingat melalui ilmu agama menurutnya akan mampu menjadi benteng syahwat, tamak terhadap dunia terutama bagi generasi muda Indonesia di masa mendatang.

Wagub Ir Mawardi Yahya Hadiri Haflah, Wisuda Kelas Akhir (MTs dan MA) dan Wisuda Tahfidz ke-3 Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir
Wagub Ir Mawardi Yahya Hadiri Haflah, Wisuda Kelas Akhir (MTs dan MA) dan Wisuda Tahfidz ke-3 Pondok Pesantren Madinatul Qur’an Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (humas pemprov sumsel)

“Selain program pendirian rumah tahfidz, pemerintah provinsi juga telah menempatkan petugas yang khusus memberikan pembinaan bidang agama di desa dan kelurahan di Sumsel yakni dilantiknya P2UKK dan P2UKD oleh gubernur beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Mantan Bupati Ogan Ilir dua periode ini berharap, kedepan Ponpes Madinatul Qur’an akan lebih maju lagi dan tetap memberikan pembelajaran agama bagi generasi muda Sumsel.

Apalagi dengan usia yang masih muda ponpes ini sudah memberikan bukti mampu melahirkan hafidz dan hafidzah Qur'an 30 juz.

“Kalangan orang tua diharapkan dapat memberikan kepercayaan penuh pada ponpes ini dalam mencetak generasi yang Qur’ani,” imbuhnya.

Dihadapan warga Ogan Ilir ini, Wagub kembali menegaskan, ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Provinsi di Ogan Ilir akan segera dirampungkan perbaikannya. Diantaranya ruang jalan Tanjung Raya-Lubuk Batang dan Simpang Meranjat dan Belimbing.

“Jika jalan provinsi di Ogan Ilir ini rusak, jangan salahkan orang lain. Tetapi salahkan saya Mawardi Yahya. Tahun ini untuk ruas Jalan Tanjung Raja-Lubuk Batang dianggarakan Rp 150 Miliar. Kalaupun nanti kurang akan kita anggarkan lagi. Sehinga kedepan jarak termpuh dari Tanjung Raja Lubuk Batang tembus dua jam,” pungkasnya semberi mengharapkan doa dari warga Ogan Ilir agar dirinya bersama dengan Gubernur H.Herman Deru tetap diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Dalam lawatannya di OI kali ini Wagub berkesempatan menyerahkan bantuan dana untuk Ponpes Madinatul Qur’an berupa uang Rp 10 juta dari Baznas serta Rp 25 juta dari dirinya secara pribadi.(Rilis Humas)

Editor: Lisma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved