Kurir 3 Gram Sabu Divonis 6,5 Tahun Penjara, Salihin Langsung Lemas

Sahilin (38) yang merupakan kurir narkotika dengan barang bukti berupa 42 paket sabu seberat 3,050 gram dan 5 pil ekstasi,

Kurir 3 Gram Sabu Divonis 6,5 Tahun Penjara, Salihin Langsung Lemas
SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Terdakwa Sahilin (38) saat menjalani persidangan di pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang, Rabu (26/6/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sahilin (38) yang merupakan kurir narkotika dengan barang bukti berupa 42 paket sabu seberat 3,050 gram dan 5 pil ekstasi, divonis kurungan 6 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Nenny Karmila SH yang menuntutnya dengan hukuman 9 tahun subsider 6 bulan penjara.

Sidang digelar di pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang dengan majelis hakim yang diketuai Achmad Syaripudin SH MH, Rabu (26/6/2019).

"Menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika," ujar ketua majelis hakim disela persidangan.

Dengan menggunakan rompi tahanan, warga Banyuasin Sumsel ini terus tertunduk dihadapan majelis hakim.

Dengan suara lemah, dia langsung mengatakan setuju pada putusan hakim yang ditujukan padanya.

"Iya pak, saya terima,"ujarnya dengan suara pelan sembari tetap menunduk dihadapan majelis hakim.

Sementara itu, berdasarkan dakwaan diungkapkan bahwa terdakwa melakukan kejahatannya bersama Nursia (dilakukan penuntutan tersendiri) yang sedang menjaga warung milik saksi Nurhayati.

Lokasinya berada di Desa Makarti Jaya RT. 05 RW. 03 Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin, Jum’at (8/2/2019).

Saat itu Nursia menerima titipan dompet yang berisikan narkotika jenis sabu dari terdakwa Sahilin.

Dia menjelaskan kepada Nursia bahwa akan ada orang yang akan membeli narkotika jenis sabu tersebut. Terdapat pula tulisan harga per paketnya di dalam dompet itu.

Kemudian ada seorang laki-laki yang datang dan membeli narkotika jenis sabu dengan harga satu paket Rp.150 ribu dan satu paket lain lagi dengan harga Rp.80 ribu.

Setelah menerima uang pembayaran sebesar Rp 230 ribu NURSIA menyerahkan narkotika jenis sabu tersebut kepada pembeli dan uang pembayaran diletakkan di etalase warung.

Dengan kejahatan tersebut, terdakwa terbukti bersalah sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor : 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved