Pemilihan Rektor Unsri

Aturan Direvisi, Pemilihan Rektor Unsri Diulang dari Awal

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pemilihan Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) periode 2019-2023 harus diulang kembali dari tahap awal

Aturan Direvisi, Pemilihan Rektor Unsri Diulang dari Awal
Facebook Alfitri MSI
Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Unsri periode 2019-2023, Prof Alfitri MSi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pemilihan Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) periode 2019-2023 harus diulang kembali dari tahap awal.

Perubahan ini dikarenakan penambahan dan pengurangan pasal dari tata tertib pemilihan rektor Unsri.

Ada dua tata tertib yang direvisi dalam aturan pemilihan rektor Universitas Sriwijaya.

Aturan penambahan pasal yakni harus mencantumkan managerial paling rendah sebagai pejabat eselon 2a di lingkungan instansi pemerintah.

Kemudian ada dua pasal yang dicabut.

Pertama aturan pengalaman 10 tahun mengajar sebagai dosen di kampus internal maupun di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain dicabut.

Punya 35 Persen Hak Suara, Ini Kata Menristekdikti Tentang Pemilihan Rektor Unsri

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsri Alfitri, Rabu (26/6/2019) mengatakan, pasal yang berisi tidak pernah melanggar kode etik akademik di tatib pemilihan calon rektor Unsri juga harus dicabut karena tidak ada di Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (permenristekdikti)

Dan dalam beberapa pasal yang dihapus maupun ditambah tersebut dianggap bisa menghalang-halangi calon lain untuk ikut dalam persaingan menjadi orang nomor satu di Unsri.

"Kalau calon dari luar tidak wajib. Namun kami persilahkan kalau ada. Calon dari Unsri yang memenuhi syarat saja sudah banyak yakni mencapai 115 orang pada saat pemilihan sebelum ini diulang," ujarnya.

Dia juga mengatakan dengan adanya revisi aturan pemilihan rektor Unsri ini maka proses pemilihan rektor harus diulang kembali dari awal yakni proses penjaringan dan lain sebagainya.

Panitia Tunda Pemaparan Visi Misi Calon Rektor Unsri, Ada Pasal Tata Tertib Dipermasalahkan

"Empat calon yang ada tetapkan sebelumnya ikut dalam proses pencalonan ulang ini dari awal lagi."

"Namun kami tidak tahu nantinya apakah bertambah atau berkurang bakal calon rektor Unsri ini. Bisa jadi yang ditetapkan kemarin gagal bisa juga tetap masuk sebagai calon lagi," tutupnya.

Berikut jadwal terbaru pemilihan calon rektor Unsri:
25 Juni-28 juni: Sosialisasi pemilihan calon rektor Unsri
28 Juni-2 juli: Pendaftaran calon rektor Unsri
3 Juli: Pemeriksaan berkas bakal calon rektor Unsri
4 Juli: Rapat senat sekaligus penetapan bakal calon rektor Unsri
8 Juli: Penyampaian visi misi serta penjaringan 3 besar calon rektor Unsri
8-9 Juli: Pengiriman berkas nama-nama calon rektor Unsri ke menristekdikti

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved