Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN S2JB Berhasil Tingkatkan Penjualan Sebesar 5,17 % di Triwulan I 2019

PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu berhasil meningkatkan penjualan sebesar sebesar 5,17% pada Triwulan I 2019.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN S2JB Berhasil Tingkatkan Penjualan Sebesar 5,17 % di Triwulan I 2019
DOK. PLN S2JB
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN S2JB Berhasil Tingkatkan Penjualan Sebesar 5,17 % di Triwulan I 2019 

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN S2JB Berhasil Tingkatkan Penjualan Sebesar 5,17 % di Triwulan I 2019

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu berhasil meningkatkan penjualan sebesar sebesar 5,17% pada Triwulan I 2019.

Hal ini tidak lepas dari upaya PLN untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan listrik dan meningkatkan kinerja operasi.

Pada triwulan I tahun 2019 pertumbuhan meningkat sebesar 1.918 MWH dibanding tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari peningkatan pembangunan jaringan yang telah dilakukan.

Pada perempat tahun pertama, PLN S2JB berhasil membangun 690 kms (kilometer sirkuit) jaringan baru perluasan, sebanyak 834 buah gardu distribusi baru, sehingga daya terpasang meningkat sebanyak 73.569 kVA (kilo volt ampere).

Pembangunan yang dilakukan tersebut selain untuk peningkatan kinerja korporasi, juga bertujuan untuk mendorong gerak ekonomi di daerah. Di era perkembangan teknologi, kebutuhan energi listrik menjadi kebutuhan utama.

Demikian juga bagi kalangan bisnis, ketersediaan daya listrik menjadi faktor utama yang menarik investor untuk membangun bisnis di suatu daerah.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN S2JB Berhasil Tingkatkan Penjualan Sebesar 5,17 % di Triwulan I 2019
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, PLN S2JB Berhasil Tingkatkan Penjualan Sebesar 5,17 % di Triwulan I 2019 (DOK. PLN S2JB)

Manager Komunikasi PLN UIW S2JB, Bakri saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa saat ini jumlah kebutuhan listrik waktu beban puncak untuk wilayah Sumbagselteng sebesar 3.337 Megawatt, sementara kapasitas pembangkit tersedia sebesar 3.604 Megawatt.

"Artinya masih ada spare sebesar 145 Megawatt,” ujarnya, Senin (24/6/2019).

Lebih lanjut Bakri menjelaskan, kebutuhan listrik saat beban puncak di Sumsel sebesar 800 MW, sedangkan ketersediaan pembangkit sebesar 1.352 MW.

“Untuk di wilayah Palembang, tidak ada masalah terkait kapasitas pembangkit. Selain itu, untuk daerah yang dekat dengan GI tidak ada masalah. Namun pemadaman karena ada gangguan jaringan distribusi misalnya kabelnya terkena ranting pohon atau angin kencang. Kalau ada pohon yang roboh maka pemadaman akan lama, karena butuh waktu untuk pemulihan,” pungkasnya. (adv)

Kontak :
Bakri (MANAGER KOMUNIKASI PLN UIW S2JB)
Hp: 08127111833
Email: bakri@pln.co.id

Editor: Eko Adiasaputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved