Berita Empat Lawang

Warga Penasaran dan Heran Lihat Sungai Musi Keruh Pekat Beda dari Biasanya, Ini Penjelasan DLHD

Sejumlah orang yang kebetulan melintas di Jembatan Musi Tebingtinggi Empatlawang keheranan melihat kondisi sungai Musi, Jumat (21/6/2019)

Warga Penasaran dan Heran Lihat Sungai Musi Keruh Pekat Beda dari Biasanya, Ini Penjelasan DLHD
Sripo/ Andi Wijaya
Sejumlah orang yang kebetulan melintas di Jembatan Musi Tebingtinggi Empatlawang keheranan melihat kondisi sungai Musi, Jumat (21/6/2019), sekitar pukul 10.30. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG-Sejumlah orang yang kebetulan melintas di Jembatan Musi Tebingtinggi Empatlawang keheranan melihat kondisi sungai Musi, Jumat (21/6/2019), sekitar pukul 10.30.

Sungai Musi kondisinya pagi tadi sangat keruh pekat.

Keruhnya sungai Musi menurut warga, berbeda dari biasa.

Kali ini terdapat seperti corak, lebih pekat yang tidak bercampur.

Seperti ketubean (air sungai bercampur belerang dari gunung).

Pencuri Motor Ini Babak Belur Dihajar Warga, Mengalami Kecelakaan saat Coba Kabur dari Kejaran

Namun beberapa warga yang mencari ikan di aliran sungai Musi nampak tidak mendapatkan ikan "mabuk".

Berbeda jika air sungai Musi mengalami ketubean.

Saat air sungai Musi ketubean biasanya ikan akan mudah didapat walaupun tidak menggunakan alat menangkap.

Warga yang melintas menyaksikan langsung sungai Musi yang keruh.

Daftar Harga Tiket Lion Air Terbaru Setelah Lakukan Penurunan Harga, Termasuk Palembang-Jakarta

Mereka penasaran menyaksikan dan mengambil foto sungai Musi yang keruh pekat dengan corak berbeda

" ya sungai keruhnya berbeda, mungkin ketubeaan," kata salah seorang warga Arsa, Jum'at (21/6/2019)

Warga lainya, Rasid yang kebetulan melintas dengan sepeda motor juga penasaran.

"Ada apolah ye?," cetusnya

BREAKING NEWS, Truk Terbalik di Simpang Meo, Terjadi Macet Panjang Sampai Pengadonan OKU

Sementara kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Empatlawang, Munfazir Ghazali dikonfirmasi mengatakan kemungkinan sungai Musi ketubeaan

" Ketubean kale," terang Munfazir singkat. (SP/ Andi Wijaya)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved