PLN Gelar Acara Bertajuk Multi Stakeholder Forum, Target Sumsel 100 Persen Teraliri Listrik

PT PLN (Persero) menggelar acara dalam rangka meningkatkan hubungan dan harmonisasi antara Stakeholder dan PT PLN

PLN Gelar Acara Bertajuk Multi Stakeholder Forum, Target Sumsel 100 Persen Teraliri Listrik
IRKANDI
PT PLN (Persero) menggelar acara dalam rangka meningkatkan hubungan dan harmonisasi antara Stakeholder dan PT PLN (persero) yang bertajuk Multi Stakeholder Forum (MSF). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - PT PLN (Persero) menggelar acara dalam rangka meningkatkan hubungan dan harmonisasi antara Stakeholder dan PT PLN yang bertajuk Multi Stakeholder Forum (MSF).

Acara digelar di ballroom Hotel Santika Premiere, Jalan Gubernur H. Asnawi Mangku Alam Palembang, kamis (20/6/2019) pagi

Kegiatan itu dihadiri oleh, Herman Deru, sebagai Gubernur Sumsel, Denni Gapril Waka Polda Sumsel, Ahmad Yani Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, perwakilan Kodam II Sriwijaya, didamping General Manager (GM) PT PLN (persero) dan beberapa pemerintah kota Palembang serta para tamu undangan.

Pada rangkaian acara, dibuka dengan tarian khas Palembang yakni tari tanggai di lanjutkan dengan pemberian sekapur sirih kepada para pejabat, kemudian acara diteruskan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indoesia Raya diikuti oleh seluruh tamu undangan

Selain itu, acara diisi kata sambutan oleh Daryono, General Manager PT PLN (persero), presentasi sistem kelistrikan di Provinsi Sumatera Selatan, Sambutan Gubernur Sumsel, pemutaran Video dan Sosialisasi Fraud, pengumuman hasil Liquid.

Daryono menyampaikan target PT PLN pada tahun 2020, seluruh wilayah Sumsel akan mendapat aliran listrik.

"Rasio elektrik Sumsel saat ini 91 persen, bagi yang belum mendapat aliran listrik mengunakan tenaga surya, taget kita pada tahun 2020 nanti seluruh wilayah Sumsel 100% sudah ada aliran listrik," jelasnya.

Ia juga mengatakan, terdapat beberapa daerah yang belum mendapat aliran listrik, dikarenakan terkendala akses.

"Secara Nasional 99 persen, khusus Sumsel kami laporkan masih ada 62 desa lagi yg belum ada aliran listrik, daerah Oku Selatan dan Ogan Ilir, karena perairan tidak ada akses jalan," terangnya

Menurutnya, sitem ketenagalistrikan di wilayah Sumatera, saat ini sudah terinterkoneksi dari Sumsel, mulai Lampung sampai keujung utara hingga Aceh semua sistem sudah tersambung.

"Pembangkit mayoritas di daerah selatan melalui jaringan 150KP, yang di Lahat sampai Medan Sumut (Sumatera Utara), akan dibangun tol listrik 250 KP, bukan hanya jalan saja yang punya Tol tetapi listrik juga akan punya tol," katanya

Sebagai General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan Jambi Bengkulu (S2JB), ia berharap pada daerah yang belum mendapat alirah listrik menggunakan tenaga surya.

"Harapannya, desa yang belum bisa di akses untuk dilalui, guna mendapat aliran listrik, setidaknya kami akan berupaya, agar alat berat bisa masuk kesana, dan saat ini sebagai saran menggunakan Listrik tenaga surya," tutupnya (ADV Gandi)

Penulis: Irkandi Gandi Pratama
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved