Update Jalintim Putus: Truk Over Muatan Buat Jebol Jembatan Pematang Panggang

Pasca ambruknya jembatan penghubung Sumsel dengan Lampung, hingga kini masih melakukan evakuasi terhadap truk

Update Jalintim Putus: Truk Over Muatan Buat Jebol Jembatan Pematang Panggang
M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Staf Badan Pengaturan Jalan Tol Kementerian PU PR Jakarta CH Kornel MT Sihaloho 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Pasca ambruknya jembatan penghubung Sumsel dengan Lampung, hingga kini masih melakukan evakuasi terhadap truk yang terjeblos di jembatan tersebut.

Badan Pengaturan Jalan Tol Kementerian PU PR Jakarta, mulai mendatangkan peralatan untuk perbaikan jembatan yang jebol.

Menurut Staf Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementrian PUPR Jakarta CH Kornel MT Sihaloho, adanya peristiwa tersebut pihaknya membutuhkan waktu 14 hari untuk pengevakuasi dan rehabilitas jembatan agar bisa dilalui kembali.

"Kendala yang di alami saat pengevakuasian kendaraan, karena kendaraan itu over kapasitas dan over dimensi. Kalau dicek, truk itu ada yang bermuatan 40 ton dan 60 ton. Selain itu, ketika akan di evakuasi bagian atas truk menyangkut di tiang atas jembatan," ujarnya, Selasa (18/6/2019).

Tol Palembang-Lampung Hanya Dibuka Situasional Saja, Jika Macet Jalintim Tak Tertanggulangi

Update Jalintim Putus: Kini Bisa Dilewati Kendaraan Roda Dua

Update Jalintim Putus: Mulai Proses Evakuasi 2 Truk di Jembatan Pematang Panggang

Namun, untuk saat ini perbaikan jembatan yang jebol belum bisa dilakukan. Karena, saat ini masih fokus untuk mengevakuasi kendaraan yang terjeblos.

Bila kendaraan sudah dievakuasi, perbaikan akan langsung dilakukan. Selama 14 hari, pengerjaan akan dilakukan untuk memperbaiki lantai jembatan yang jebol. Selama 14 hari itu, diperkirakan waktu yang lama untuk memperbaiki lantai jembatan yang jebol.

"Jembatan itu, hanya bisa dilalui truk dengan beban 8 ton. Tetapi, ini dilalui sampai 40 ton bahkan 60 ton makanya jebol. Sedangkan, jembatan rangka besi ini dibangun sekitar tahun 1985 sampai 1997 dengan daya ketahanan sampai 50 tahun bila dilalui tanpa over muatan," jelasnya.

Selama perbaikan, menurutnya bila terjadi kemacetan maka tol akan dibuka secara situasional. Dibukanya tol untuk mengurai kemacetan, hanya bisa diberlakukan dari pukul 06.00 sampai 14.00.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved