Penetapan Caleg Terpilih Lubukklinggau Tanggal 3 Juli, Usai Sidang MK

Saat ini Tinggal menunggu penetapan Calon Legislatif (Caleg) terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau.

Penetapan Caleg Terpilih Lubukklinggau Tanggal 3 Juli, Usai Sidang MK
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Ketua KPU Kota Lubuklinggau Topandri. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

 

TRIBUNSUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU - Tahapan Pemilu hampir usai. Saat ini Tinggal menunggu penetapan Calon Legislatif (Caleg) terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau.

Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Topandri mengatakan, penetapan calon Legislatif terpilih menunggu proses penyelesaian sidang perselisihan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita kemarin dapat surat edaran dari KPU RI bahwa penetapan caleg terpilih dilakukan di atas tanggal setelah sidang putusan MK," kata Topandri pada Tribunsumsel.com, Senin (17/6/2019).

Topan menuturkan, walaupun KPU Kota Lubuklinggau tidak ada gugatan, bahkan untuk surat keberatan juga tidak ada. Namun karena ada gugatan hasil Pilpres yang bersifat nasional. Maka prosesnya harus menunggu gugatan Pilpres selesai lebih dahulu.

"Jika sudah ada putusan inkrah baru kita melakukan penetapan. Apalagi berdasarkan surat edaran yang menyatakan penetapan boleh dilakukan di atas tanggal 1 Juli dan paling lambat lambat 3×24 jam," terangnya.

Untuk itu, berdasarkan surat edaran tersebut kemungkinan proses penetapan Caleg terpilih Kota Lubuklinggau akan dilakukan pada tanggal 3 atau 4 Juli mendatang

"Tapi kemungkinan besar tanggal 3 Juli. kita akan mengundang perwakilan partai Politik dan para Caleg terpilih. Kita ingin mereka hadir, walau pun hanya penyelenggara kami juga ingin tahu wajah-wajah Caleg terpilih ini," ungkapnya.

Selain itu, Topan juga mengungkapkan setelah penetapan selesai maka tahapan proses Pemilu telah selesai. Namun pihaknya ingin mengajukan hibah anggaran kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau untuk pendidikan politik di masyarakat.

"Alhamdulillah partisipasi pemilih kita 83 persen melebihi target yang ditetapkan yakni 80 persen. Tapi kita belum ada pemilih cerdas, kita ingin kedepan anggaran yang kita ajukan ini untuk sosialisasi pemilih cerdas," terangnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved