Naik Angkot, Ibu Rumah Tangga di Palembang Ini Jadi Korban Penipuan Emas Palsu

Kali ini dialami Eva Holizah (32) warga Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin.

Naik Angkot, Ibu Rumah Tangga di Palembang Ini Jadi Korban Penipuan Emas Palsu
Foto Istimewa/Polres OKI
Ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Aksi penipuan emas palsu kembali terjadi.

Kali ini dialami Eva Holizah (32) warga Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin.

Akibat kejadian ini Eva mengalami kerugian yakni uang tunai Rp 1 juta, kalung emas 1 suku dan cincin 1/4 gram yang apabila ditaksir totalnya
sebesar Rp. 5,4 Juta.

Kejadian bermula saat Eva baru selesai mengurus keperluan orangtuanya di kantor BPJS. Lalu ia pergi dengan naik angkot.

Saat di angkot itulah ia bertemu dengan pelaku seorang pria yang memiliki ciri-ciri berkulit putih, berbadan kurus, dan mengenakan kemeja kotak-kotak.

"Dia awalnya bilang mau jual emas ke toko, lalu minta diantarkan ke toko tersebut. Karena saya kasian lalu saya bilang iya," katanya.

Lalu pelaku menawarkan emas tersebut untuk dibeli oleh korban dan penumpang lainnya yabg duduk di bangku belakang angkot. Diduga penumpang tersebut juga masih satu komplotan dengan pelaku.

"Awalnya orang yang duduk di angkot belakang itu bilang mau beli emas tersebut seharga Rp. 5 juta. Nah lalu dia minta aku beli juga emas itu, orang yang di belakang itu juga ngebujuk-bujuk aku untuk beli emas itu," ungkapnya.

Namun saat itu korban mengatakan bahwa uangnya tidak cukup untuk membeli emas senilai 3 suku tersebut.

"Akhirnya dia bilang berapa adanya saja. Lalu aku kasihkan kalung dan cincin. Untuk duit, di dompet aku saat itu cuma ada Rp. 600 ribu. Lalu orang yang duduk di belakang itu ngebujuk aku untuk ambil uang di ATM," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Lusi Faradila
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved