Pemilu 2019

Jelang Sidang Hasil Pemilu 2019, Wali Kota Pagaralam Minta Tidak Ada Warga Bergerak ke MK

Sidang perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019 akan digelar di Mahkamah Konstitusi

Jelang Sidang Hasil Pemilu 2019, Wali Kota Pagaralam Minta Tidak Ada Warga Bergerak ke MK
Sripo/ Wawan Septiawan
Walikota Pagaralam Alpian Maskoni 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Sidang perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019 akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6/2019).

Terkait akan digelarnya sidang sengketa Pemilu di MK tersebut, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni memberikan imbauan kepada masyarakat Pagaralam agar tidak terprovokasi.

Hasil akhir sengketa pemilihan presiden dan wakil presiden tersebut akan dipimpin oleh 9 hakim MK.

Putusan direncanakan akan dibacakan pada 28 Juni 2019.

Hasilnya nanti akan menentukan pemimpin Indonesia untuk 5 tahun mendatang.

"Saya harap terkait sidang MK diharapkan tidak ada gerakan massa dari masyarakat Pagaralam ke gedung MK," ujarnya.

Wako berharap masyarakat Pagaralam dapat menyerahkan dan mempercayakan proses hukumnya ke MK.

Pasalnya hal ini sudah menjadi proses dalam demokrasi saat ini.

"Saya minta masyarakat dapat menghargai proses demokrasi ini. Karena ini merupakan proses yang harus dijalani saat ada gugutan," katanya.

Wako juga menegaskan, masyarakat Pagaralam tidak menggelar aksi dan upaya memancing kerusuhan.

"Kami imbau jangan ada gerakan massa dan upaya tidak penting di Pagaralam ini," tegasnya.

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved