Sidang Perdana Gugatan Pada Sriwijaya FC Digelar, Perkara Gaji Pemain

Meskipun sudah ada upaya pembayaran tunggakan gaji pemain oleh PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), namun nyatanya masih ada penghitungan gaji pemai

Sidang Perdana Gugatan Pada Sriwijaya FC Digelar, Perkara Gaji Pemain
SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Sidang perdana gugatan Sriwijaya FC di pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang, Rabu (12/6/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Meskipun sudah ada upaya pembayaran tunggakan gaji pemain oleh PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), namun nyatanya masih ada penghitungan gaji pemain Sriwijaya FC (SFC) yang belum cocok.

Selain itu juga terjadi perbedaan versi jumlah pemain yang sudah dibayarkan antara tergugat dan penggugat.

Hal ini terungkap pada sidang perdana gugatan pemain SFC di pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang, Rabu (12/6/2019).

"Kalau dari PT. SOM sebagai salah satu tergugat mengklaim ada 2 pemain yang belum terselesaikan, tapi berdasarkan informasi yang saya terima saat ini masih ada 3 pemain yang belum terselesaikan pembayarannya," ujar kuasa hukum APPI Jennsen Silitonga SH.

Kata Jannsen, ketiga pemain tersebut yaitu Marco Sandy, Sandy Firmansyah dan Al Hadji.

Sementara untuk total sisa gaji yang belum terselesaikan dari ketiga pemain tersebut berjumlah sekitar Rp.60 juta.

"Kita apresiasi pada klub dimana dari sebagai besar pemain, tinggal sedikit saja yang belum terselesaikan dikarenakan masih ada angka yang belum cocok penghitungannya,"ucap dia.

Namun tetap saja, Lanjut Jannnsen, pihaknya akan tetap melanjutkan proses peradilan sampai seluruh pemain mendapatkan hak gaji mereka.

Dia juga berharap agar permasalahan terkait gaji pemain SFC bisa diselesaikan sebelum tanggal 23 Juni mendatang atau tepatnya sebelum SFC berkompetisi diliga dua melawan Perserang di stadion JSC Jakabaring .

"Sebab, salah satu tuntutan kita kalau belum selesai semua satu orang atau sepersen pun, maka kita minta klub tidak dilibatkan dalam kompetisi. Hal itu sudah kita sampaikan pada BOPI, PSSI dan PT. Liga, supaya liga dua diikuti oleh club yang sehat secara finansial Players," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved