Inilah Harga Baru Rumah Subsidi yang Diputuskan Pemerintah, Naik Rp 10 Juta

Pemerintah melalui Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) telah menetapkan harga jual baru rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Inilah Harga Baru Rumah Subsidi yang Diputuskan Pemerintah, Naik Rp 10 Juta
HARTATI/TRIBUNSUMSEL.COM
Rumah subsidi. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Hartati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah melalui Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) telah menetapkan harga jual baru rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Harga baru yang ditetapkan yakni Rp 140 juta atau naik Rp 10 juta dari harga lama tahun lalu Rp 130 juta.

"Sudah ditetapkan naik tapi masih menunggu dikeluarkannya Peraturan Pemerintah dan bulan ini diperkirakan sudah keluar aturannya," ujar
Consumer Loan Head Bank BTN Cabang Palembang, Sabki, Rabu (12/6/2019).

Dikatakannya peraturan pemerintah ini nantinya yang bakal berisi petunjuk teknis mengenai spesifikasi rumah baru apakah ada perubahan spesifikasi serta aturan mengenai maksimal penghasilan calon pembeli rumah.

Pada aturan lama ditetapkan bahwa maksimal pendapatan masyarakat untuk bisa memiliki rumah MBR Rp 4 juta dan belum pernah memiliki rumah.

Sementara itu spesifikasi bangunan ditingkatkan dari kualitas meterial mulai dari ukuran besi yang lebih besar, pondasi lebih kokoh, dinding plaster luar dalam, ada plafon, dua kamar, dapur, dicat, material batu juga lebih baik, listrik dan air bersih.

"Petunjuk teknis inikah yang masih ditunggu tapi jika pengembangan ingin menjual sudah bisa dilakukan akad kredit di bank," tambah Subki.

Dia mengakui wacana kenaikan harga rumah sudah lama digadang-gadang sejak awal tahun lalu bahkan sempat bakal terealisasi April tapi baru kini disetujui. Hal ini juga pastinya berdampak pada tertundanya akad kredit.

Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat kuartal pertama tahun ini penjualan rumah subsidi tumbuh 37 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Kuartal pertama sudah 2.552 unit rumah yang laku terjual dari total target 10.500 unit tahun 2019.

Sementara untuk rumah komersil juga realisasi penjualannya menggembirakan yakni sudah terjual 122 unit rumah dari target 314 unit.

Penjualan rumah komersil memang tidaklah selaris manis rumah subsidi karena faktor harga dan daya beli masyarakat.

Penulis: Hartati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved