Telat Bayar Cicilan KPR BTN Beri Kelonggaran Nasabah Hingga Akhir Juni

Fenomena terlambat membayar cicilan KPR bukan karena disebabkan lamanya bank libur beroperasi tapi karena disebabkan keuangan dari nasabah.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -

Fenomena terlambat membayar cicilan KPR bukan karena disebabkan lamanya bank libur beroperasi tapi karena disebabkan keuangan dari nasabah.

Sebab tidak ada kendala jika nasabah ingin membayar cicilan karena bisa ditransfer ke rekening KPRnya dan dana akan otomatis terdebet pada tanggal jatuh tempo.

Fenomena terlambatnya membayar cicilan ini sudah lazim terjadi setiap tahun sehingga diberikan kelonggaran waktu.

Hanya saja nasabah tetap diingatkan untuk membayar cicilan agar tidak kena jika batas akhir jatuh tempo belum juga dibayar.

Jika cicilan ini tidak juga dibayar hingga 1 Juli maka barulah akan dikenakan denda sebesar 1,5 persen dari jumlah cicilannya.

Bank BTN Palembang memberikan kelonggaran cicilan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) bagi nasabahnya hingga akhir Juni tanpa dikenakan denda.

"Kita berikan kelonggaran satu bulan masa jatuh temponya karena alasan lebaran berbarengan dengan anak masuk sekolah kembali," ujar Haed of Consumer Load Bank BTN Palembang H Sabki, Selasa (11/6/2019).

Sabki mencatat Rp 14 miliar tunggakan yang belum dibayar nasabah KPR sejak Mei.

Angka itu hanya angka pokoknya saja belum termasuk bunga.

Padahal jika semua membayar setiap bulan Rp 50-60 miliar setoran dana tunai dari nasabah KPR.

"Libur lebaran hanya lima hari dan sejak Kemarin (Senin) sudah kembali beroperasi jadi jika ingin membayar KPR sudah bisa. Jika tidak ingin membayar langsung ke teller bisa melalui transfer atau mode pembayaran digital," tambahnya.

Tags
BTN
Penulis: Hartati
Editor: Ray Happyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved