Wisata dan Kuliner

Wisatawan Sering Kritik Buruknya Infrastruktur Jalan ke Alquran Al-akbar di Gandus

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Provinsi Sumatera Selatan memiliki banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi

Wisatawan Sering Kritik Buruknya Infrastruktur Jalan ke Alquran Al-akbar di Gandus
TRIBUN SUMSEL.COM/HARTATI
Objek wisata religi Alquran raksasa yang berada di komplek pondok pesantren modern IGM Al-Ihssniyah, Gandus, Kota Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Provinsi Sumatera Selatan memiliki banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi.

Hanya saja sejumlah tempat wisata itu belum mendapat dukungan infrastruktur yang memadai.

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DPD Sumatera Selatan berharap aspek kesiapan infrastruktur yang memadai dapat menjadi prioritas.

Pasalnya, infrastruktur yang kurang baik kerap jadi sasaran kritik tamu-tamu dari luar daerah dan berpotensi mengurangi kunjungan.

Jalan Lettu Karim Kadir Gandus Rusak, Minggu (17/2/2019)
Jalan Lettu Karim Kadir Gandus Rusak, Minggu (17/2/2019) (Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati)

Sekretaris DPD ASITA Sumsel, Ari Afrizal mencontohkan, pada objek wisata religi Alquran raksasa dengan akses jalannya sangat buruk.

Liburan Murah Meriah di TWA Punti Kayu, Lokasi Wisata Menyenangkan Bagi Keluarga 

Padahal menurutnya, Alquran Al-akbar di Gandus sebagai wisata religi telah menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara khususnya dari Malaysia.

Di negeri Jiran tersebut Alquran Alakbar cukup terkenal dan mendapat perhatian khusus.

Selain itu, objek wisata Pulau Kemaro Palembang juga kerap menjadi sasaran kritik tamu-tamu wisata lantaran Sungai Musi dianggap kotor dan terdapat banyak sampah di sekitar pulau.

Tempat Wisata Danau Ranau OKU Selatan Belum Didukung Fasilitas Memadai, Ini Rincian Tarifnya

"Untuk di Sumsel, dua objek wisata itu yang menjadi sorotan wisatawan mancanegara karena agen-agen banyak membawa tamu ke lokasi itu, sedangkan objek wisata lain tidak terlalu dipermasalahkan," jelas Ari, Minggu (9/6/2019)

Untuk itu, Permasalahan tersebut harus segera direspon pemerintah sebab kunjungan wisata domestik dan mancanegara ke Provinsi Sumatera Selatan melalui agen perjalanan sedang mengalami penurunan. (SP/ Rahma Liyah)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved