Berita OKI

Arivai Warga OKI Ditikam Hingga Tewas Karena Masalah Utang, Keluarga Korban Kepung Rumah Pelaku

TRIBUNSUMSEL.COM,KAYUAGUNG-Warga di Jalan Simpang Tiga, Desa Lebung Batang, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir mendadak heboh

Arivai Warga OKI Ditikam Hingga Tewas Karena Masalah Utang, Keluarga Korban Kepung Rumah Pelaku
Tribunsumsel.com/Khoiril
Foto Ilustrasi : Arivai (46 tahun), warga Desa Rambai, Kecamatan Pangkalan Lampam, OKI tewas setelah ditikam pelaku berinisial Ed (38 tahun). 

TRIBUNSUMSEL.COM,KAYUAGUNG-Warga di Jalan Simpang Tiga, Desa Lebung Batang, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendadak heboh.

Pasalnya, Arivai (46 tahun), warga Desa Rambai, Kecamatan Pangkalan Lampam, OKI tewas setelah ditikam pelaku berinisial Ed (38 tahun).

Ed menikam Arivai menggunakan senjata tajam saat pulang kondangan dari Desa Pulauwan, Kecamatan Pangkalan Lampam, Sabtu (8/6) sore.

Ayah Dewi Perssik Meninggal Dunia, Postingan Terakhir Kondisi Sang Ayah Langsung Banjir Ucapan Duka

Informasi yang dihimpun dilapangan, sebelum terjadi penganiayaan itu, antara pelaku dan korban sempat terjadi adu mulut.

Selanjutnya pelaku mengambil senjata tajam di pinggang dan menusukkannya ke korban.

Kapolres OKI, AKBP Donny Eka Syaputra melalui Paur Subbag Humas Bag Ops Polres OKI, Ipda Nizar saat dikonfirmasi Minggu (9/6/2019), membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Nizar, saat ini pelaku telah diamankan Polsek Pangkalan Lampam guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Mendengar peristiwa itu, keluarga korban emosi lalu mendatangi rumah pelaku Ed dan hendak membakarnya. Namun aparat kepolisian lebih sigap sehingga aksi balasan terelakkan,"jelas Nizar.

Nizar menceritakan kejadian ini bermula saat pelaku menagih utang pembelian kayu yang sudah hampir dua tahun tidak dibayar korban.

6 Ribu Orang Menghadiri Open House Gubernur Herman Deru di Belitang OKU Timur

Selanjutnya terjadi adu mulut antara pelaku dan korban, sehingga pelaku mengambil pisau yang ada di pinggangnya dan menusukkannya ke korban sebanyak empat kali pada bagian dada kiri dan badan korban.

Warga yang melihat korban tak berdaya langsung menolongnya dan membawa korban ke Puskesmas Pangkalan Lampam.

Sayangnya, korban telah menghembuskan nafas terakhirnya di tempat kejadian perkara (TKP).

Tempat Wisata Danau Ranau OKU Selatan Belum Didukung Fasilitas Memadai, Ini Rincian Tarifnya

Usai menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri dan bersembunyi di hutan Desa Air Pedare.

“Mendapatkan informasi persembunyian pelaku, Kapolsek Pangkalan Lampam beserta anggota langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka tanpa perlawanan,” jelasnya.

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved