Angkringan Semar, Citarasa Asli Jogja di Palembang

Di Angkringan Semar Kedaung, bahan wedang uwuh didatangkan langsung dari Imogiri yang menjadi asal minuman ini.

Angkringan Semar, Citarasa Asli Jogja di Palembang
ISTIMEWA
Suasana Angkringan Semar. 

Angkringan biasanya menyediakan nasi kucing, nasi kucing memiliki porsi
kecil yang ditambah dengan berbagai macam lauk.

Jenis lauk yang disediakan biasanya ikan dan tempe.

Bahan lain yang dapat ditambahkan yaitu telur, ayam, dan mentimun.

Disajikan dengan daun pisang dan bisa langsung disantap.

Namun ada variasi lain dari nasi kucing adalah nasi macan/sego macan,
ukurannya tiga kali lebih besar dibandingkan nasi kucing.

Biasanya disajikan dengan tambahan bihun/mie, orek tempe, dan tumis
kacang panjang serta sambal.

Wedang Uwuh  Angkringan Semar
Wedang Uwuh Angkringan Semar (ISTIMEWA)

Bicara soal angkringan, tak pelak adalah bicara soal kekayaan kuliner khas
nusantara.

Aset ragam kuliner tidak melulu berfokus pada aneka olahan (bahan)
makanan dan penganan.

Banyak sisi lain di sekitar kuliner yang menghadirkan keunikan tersendiri.

Penikmat angkringan dari semua segmen menjadi sebuah ciri khas
kebersamaan dan interaksi sosial yang erat.

Angkringan tradisional menjadi simbol ekonomi kerakyatan dan kultur
kebersamaan yang dibangun spontan.

Disinilah terkandung nilai ekonomi dan kebersamaan atau social. Fenomena
angkringan merupakan kultur urban yang berkembang jauh sebelum muncul
kafe-kafe.

Ketertarikan konsumen dengan angkringan bukan karena makanan dan
minumannya namun lebih pada menikmati suasana santai, informal, dan
bebas.

Penikmat bebas membicarakan apa saja di angkringan dengan berbagai
keterbatasan seperti ciutnya tempat, sehingga berdesak-desakan dan
sebagainya.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved