Info Mudik : Jalan Prabumulih-Tanjung Beringin Rusak Parah
ketika melintas dan bahkan banyak pengendara mengalami kecelakaan lalulintas karena terperosok di jalan rusak.
Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Masyarakat yang hendak mudik lebaran melewati jalan Prabumulih-Baturaja hendaknya berhati-hati.
Pasalnya, jalan utama Prabumulih-baturaja khususnya mulai Jembatan Tanjung Raman Kecamatan Rambang Kapak Tengah kota Prabumulih hingga Tanjung Beringin Kecamatan Lubai Kabupaten Muaraenim mengalami kerusakan parah.
Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, kerusakan pada jalan terjadi nyaris sepanjang jalan tersebut dan dengan kondisi cukup lebar serta dalam.
Rusaknya jalan tersebut membuat pengendara mengalami kesulitan ketika melintas dan bahkan banyak pengendara mengalami kecelakaan lalulintas karena terperosok di jalan rusak.
Kondisi terparah ketika malam hari dan terjadi hujan deras membuat banyak pengendara khususnya roda dua terjebak lubang lantaran lubang tergenang air.
Hal itu dikeluhkan banyak pengendara dan warga sekitar jalan yang rusak disebabkan juga menimbulkan debu.
"Jalan Prabumulih-Baturaja mulai dari keluar Prabumulih sampai Tanjung Beringin Kabupaten Muaraenim rusak parah, lubang dimana-mana, kalau tidak hati-hati bisa celaka," ungkap Rahman, satu diantara pengendara dibincangi wartawan.
Menurut Rahman, pemerintah provinsi Sumatera Selatan mestinya melakukan perbaikan jalan yang rusak apalagi menjadi jalan satu-satunya yang dipakai untuk arus mudik dan arus balik lebaran.
"Kita lihat perbaikan di titik-titik tertentu saja seperti di jalan dalam kota Prabumulih, sementara di pinggir Prabumulih jalan menuju Baturaja tidak dilakukan perbaikan," bebernya berharap agar dilakukan perbaikan sehingga tidak terus rusak.
Senada diungkapkan Putri, yang melakukan mudik lebaran mengaku jalan dari Prabumulih hingga Tanjung Beringin mengalami kerusakan dan membuat pihaknya kesulitan melintas.
"Jelasnyo dak biso ngebut karena jalan rusak banyak lobang, ngerinyo kalo bejalan malam kito dak tau jalan biso kecelakaan," katanya berharap pemerintah provinsi bertanggungjawab melakukan perbaikan.
Sementara, Agus satu diantara warga Jungai Kecamatan Rambang Kapak Tengah kota Prabumulih mengakui memang jalan di kawasan ujung kota Prabumulih itu dalam keadaan rusak sejak tahun lalu dan belum mendapat perbaikan dari pemerintah provinsi.
"Kalau rusak sudah lama tapi tidak ada perbaikan dari pemerintah paling ditimbun warga pakai batu koral dan tanah, kalau perbaikan aspal atau semen cor beton belum ada," bebernya
Agus berharap pemerintah provinsi Sumsel melakukan perbaikan jalan dengan mengaspal sama seperti dari jalan Tanjung Beringin menuju baturaja.
"Kalau dari tanjung beringin arah baturaja itu sudah bagus aspal hitam, sudah setahun lebih bagus sekali belum ada kerusakan, kita juga berharap perbaikan dilakukan di jalan menuju kota Prabumulih sehingga tidak rusak-rusak," harapnya.