Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Tanggerang, Korban Tewas dengan Pisau Masih Menancap di Tubuh

Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Tanggerang, Korban Tewas dengan Pisau Masih Menancap di Tubuh

Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Tanggerang, Korban Tewas dengan Pisau Masih Menancap di Tubuh
Warta Kota
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Tanggerang, Korban Tewas dengan Pisau Masih Menancap di Tubuh

Satu keluarga di di Kavling Deplu Adam Malik, Jalan Manggala Nomor 154 RT/RW 007/007, Cipadu Jaya, Larangan, Kota Tangerang.

Satu keluarga tersebut diduga korban pembunuhan.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim menerangkan, dua orang ditemukan tewas di dalam rumah.

"Korban pertama diketahui identitasnya berinisial FA 16 tahun," kata Abdul dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/6/2019).

Cinta Terpendam Ivan Gunawan ?, Rela Bikin Malu Dirinya Sendiri Demi Unggah Foto Ayu Ting Ting

Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur Bripka Afrizal Tewas Ditembak Perampok, Ini Kronologinya

Padahal Anak Presiden, Sikap Kaesang Pangarep Saat Melayat ke Ani Yudhoyono Jadi Viral, Bikin Kagum

FA diketahui belajar di salah satu SMA negeri yang tak jauh dari rumahnya.

Ia ditemukan dengan luka terbuka pada pinggang sebelah kiri, tembus perut depan.

Korban kedua berinisial RS (27), diketahui beralamat di Jalan H Dilun, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

RS juga ditemukan dengan luka parah di dada kiri dengan pisau masih menancap.

Lalu ada luka terbuka pada leher, dan sayatan di telinga kiri. Pinggang dan perutnya juga terluka parah.

Adapun, korban lainnya, T selamat dan tengah menjalani operasi di RS Fatmawati.

T mengalami luka tusuk di perut, namun selamat. Usia 40 tahun, pegawai kantor pajak, alamat sama dengan TKP," ujar Abdul.

Polisi masih menyelidiki dugaan pembunuhan ini. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satu Keluarga di Tangerang Diduga Jadi Korban Pembunuhan", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/06/02/20495991/satu-keluarga-di-tangerang-diduga-jadi-korban-pembunuhan

Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved