Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Padahal Anak Presiden, Sikap Kaesang Pangarep Saat Melayat ke Ani Yudhoyono Jadi Viral, Bikin Kagum

Meninggalnya Ani Yudhoyono membuat publik Indonesia mengalami kesedihan mendalam.Bagaimana tidak mantan ibu negara ini memang sangat dekat

Padahal Anak Presiden, Sikap Kaesang Pangarep Saat Melayat ke Ani Yudhoyono Jadi Viral, Bikin Kagum
IST
Kaesang yang Melayat ke Ibu Ani Yudhoyono Meninggal Dunia 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Meninggalnya Ani Yudhoyono membuat publik Indonesia mengalami kesedihan mendalam.

Bagaimana tidak mantan ibu negara ini memang sangat dekat dan dicintai masyarakat Indonesia.

Ani Yudhoyono tutup usia pada sabtu kemarin pukul 11.50 di Rumah Sakit NUH Singapura.

Sempat menjalani pengobatan guna melawan kanker darah yang mengerogoti tubuhnya.

Ani Yudhoyono akhirnya pulang ke sang pencipta setelah berjuang hebat untuk bisa sembuh.

Sebagai bentuk kecintaan masyarakat terhadap Ani Yudhoyono banyak yang datang melayat saat di Singapura.

Salah satu yang jadi sorotan yakni Kaesang Pangarep putra bungsu dari Presiden Joko Widodo.

Bahkan kedatangan Kaesang lantas jadi perbincangan dan viral di Twitter.

Adapun Wakil Sekretaris Jenderal partai demokrat, Andi Arief mengunggap hal tersebut ke akun twitter.

Dalam postinganya, Andi Arief memuji dengan sikap Kaesang yang memilih antri saat melayat.

Padahal statusnya sebagai anak presiden tentunya bisa mendapatkan perlakuan khusus.

" Setelah shalat Jenazah ibu Ani di Mesjid KBRI Singapura, Ada Anak muda yang sederhana.

Setengah duduk mencium tangan Pak SBY, lalu SBY Berdiri memeluknya, Anak muda itu sebelumnya

mengantri bersama masyarakat untuk mendoakan ibu Ani, Anak itu namanya @Kaesang," twitt Andi Arief

Sontak Cuitan Andi Arief mendapatkan reply dari banyak pengguna twitter.

Warganet lantas memuji sikap Kaesang yang rela mengantri tersebut.

iqbalsaussurean ‏sumpah keren banget ne bocah ketemu jokowi sekeluarga sumpah sungkem gw

Rohiman Ngantri bersama masyarakat, padahal dia @kaesangp anak orang nomer 1 di Indonesia.. Salut..

stopperApresiasi kpd mas Kaesang.Terimakasih atas perhatiannya kpd klrg pak SBY.

Ayo.perang melawan.HOAX :Alhamdulillah.Semoga yg membully sadar.inilah akhlak yg sangat bagus dari.seorang anak presiden tetap antri mendoakan.hormat ke.mantan presiden dengan santun .

Sebelumnya Ani Yudhoyono mantan ibu negara republik Indonesia meninggal dunia sabtu pagi lalu (1/6/2019).

Ani Yudhoyono meninggal di National University Hospital (NUH), Singapura setelah menjalani pengobatan kanker darah.

Kabar meninggalnya Ani Yudhoyono menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Jenazah Ani Yudhoyono sempat disemayamkan di Kedutaan Besar RI di Singapura.

Di sana, kerabat dan warga negara Indonesia diizinkan melayat.

Kemudian Pihak keluarga bersama jenazah almarhumah bertolak ke Tanah Air dari Pangkalan AU Singapura, pukul 21.00 waktu setempat menggunakan Pesawat Hercules C-130.

Pesawat mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, sekitar pukul 22.00 WIB.

Jenazah Ani dan keluarga SBY tiba di rumah duka pukul 22.06 WIB

Berdasarkan siaran Kompas TV, saat tiba di Puri Cikeas, peti jenazah kemudian diturunkan dari mobil ambulans yang membawa dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Peti jenazah yang ditutupi Bendera Merah Putih kemudian dibawa masuk ke dalam kediaman.

Dua putra SBY dan Ani, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) tampak ikut mengangkat peti jenazah.

Keduanya berada di baris terdepan. Saat melewati pintu rumah, tangis AHY dan Ibas pecah.

Setelah peti ditempatkan di dalam rumah, SBY kemudian memasuki rumah duka yang sudah dipenuhi para pelayat.

SBY tampak menangis ketika menyalami para kerabat yang melayat.

Di dalam rumah sudah hadir Presiden Joko Widodo dan istri Iriana Jokowi,

Presiden ketiga RI BJ Habibie, para pejabat, petinggi parpol, hingga tokoh nasional lain.

Presiden Jokowi sempat memeluk tubuh SBY yang tak kuat menahan tangis.

SBY Cium kening Ani Yudhoyono Terakhir Kali

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan menceritakan detik-detik dan suasa setelah ibu Ani Yudhoyono meninggal dunia.

Dalam siaran langsung yang disarkan Kompas TV dari Rumah Sakit NUH Singapura, Hinca menceritakan bahwa keluarga tabah.

"Tadi yang membuat tersentuh, sebelum dimandikan, pak SBY sempat bilang, Saya ingin mencium sekali lagi," kata Hinca.

SBY dan Ibu Ani Yudhoyono sudah menikah lebih dari 43 tahun.

Selama dirawat di Singapura, tak sekalipun SBY meninggalkan istrinya. Ia tetap menemani selama parawatan dan tak kembali ke tanah air.

Sebelumnya, Hatta Rajasa mewakili pihak keluarga juga menyampaikan pernyataan.

Hatta Rajasa mewakili keluarga menyampaikan pernyataan resmi dari pihak keluarga tentang berita duka meninggalnya Ibu Ani Yudhoyono.

Seperti diketahui, Hatta Rajasa merupakan besan dari keluarga SBY.

Jenazah Ani Yudhoyono Tiba di Indonesia Besok Pagi, Riwayat Sakit Kanker Darah Diderita Istri SBY
Jenazah Ani Yudhoyono Tiba di Indonesia Besok Pagi, Riwayat Sakit Kanker Darah Diderita Istri SBY (instagram/annisayudhoyono)

"Izinkan saya mewakili keluarga besar menyampaikan berita duka, telah berpulang ke rahmatullah pada hari ini pukul 11.50 Waktu Singapura di National University Hospital, Ibu Ani Yudhoyono," kata Hatta Rajasa.

Hatta melanjutkan, jenazah akan disamayamkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura, dimandikan secara syariat islam dan akan disolatkan di masjid KBRI.

"Insyaalah besok pada pukul 07.00 pagi waktu singapura jenazah diberakngatkan ke tanah air, dan akan disemayamkan di rumah duka di Cikeas.

Insyaallah akan disalatkan jenazah. Kemudia ba'da zuhur jenazah akan diberangkatkan ke peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlamwan Kalibata," kata Hatta.

Jenazah akan diberangkatkan ke tanah air dengan pesawat Hercules.

(*)

Penulis: Mochamad Krisnariansyah
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved