H-3 Lebaran, Ayam Potong Rp 37 Ribu Per Kilogram di Lubuklinggau, Mira Sampai Kurangi Pembelian

Tiga hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Inpres Lubuklinggau mulai merangkak naik.

H-3 Lebaran, Ayam Potong Rp 37 Ribu Per Kilogram di Lubuklinggau, Mira Sampai Kurangi Pembelian
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Salah seorang pedagang ayam potong sedang menyusun ayam jualannya di pasar Inpres Lubuklinggau 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU - Tiga hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Inpres Lubuklinggau mulai merangkak naik.

Pantauan Tribunsumsel.com kebutuhan pokok yang mulai terus merangkak naik yakni
daging ayam saat ini harga ayam potong sudah dikisaran Rp 37 ribu perkilogram.

Diprediksi harga ayam potong pun saat H-1 menjelang Lebaran akan terus mengalami naik hingga menyentuh angka Rp 40 ribu per kilogramnya.

Tingginya harga ayam potong tersebut dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga, Mira misalnya, ia mengaku harus memutar otak untuk membagi uang belanja supaya semua kebutuhan pokok tercukupi.

"Ayam naik terus, setiap hari naiknya, kemarin masih dapat sekilo Rp 35 ribu, sekarang sekilo sudah Rp 37 ribu, Rp 2.000 naiknya," keluh Mira saat di jumpai di Pasar Inpres Lubuklinggau, Minggu (2/6/2019).

Mira mengaku tingginya harga ayam potong membuat dirinya terpaksa harus mengurangi setiap kebutuhan yang ingin dibelinya.

"Sekarang ni mahal galo, tapi yang paling mahal dan naiknyo cukup banyak ayam inilah, terpaksa biasa beli 2 Kilogram, sekarang cukup 1 Kilogram bae, yang penting semuanya cukup," paparnya.

Tingginya harga ayam menurut Darman, salah seorang pedagang ayam mengaku karena disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

"Jadi harga ayam ini mahal karena biaya yang kita keluarkan sangat tinggi, kalau kita tidak jual harga tinggi otomatis kita tidak untung, malahan sekarang kita hampir rugi," terangnya.

Sedangkan daging sapi juga mulai mengalami kenaikan, saat ini harga daging sapi dikisiran Rp 120 ribu perkilogram, harga telur sudah Rp 40 ribu perkilogram, dan bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan menjadi Rp 32 ribu.

Dito pedagang daging sapi mengatakan, permintaan daging sapi masih cendrung normal meskipun ada kenaikan, namun tergantung dengan jumlah sapi yang dipotong bila jumlahnya banyak otomatis harga cendrung stabil.

"Naik khususnya H-1 jelang lebaran daging sapi naik, bisa sampai Rp 130 ribu perkilogram. Itu tergantung kualitas dagingnya kalau kurang bagus masih dapat Rp 120 ribu," ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved