Berita Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Belajar ke PSM Makassar, Klub Mandiri dan Peroleh Rp 40 Miliar Penjualan Merchandise 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sriwijaya FC akan berguru kepada manajemen PSM Makassar setelah Hari Raya Idul Fitri 1440H/2019

Penulis: Weni Wahyuny |
Sripo/ Rahmaliyah
Foto bersama usai Penandatangan MoU Pemerintah Sumsel dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat tentang penyelenggaraan MXGP of Indonesia 2019 di Sumsel, Senin (27/5/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sriwijaya FC akan berguru kepada manajemen PSM Makassar setelah Hari Raya Idul Fitri 1440H/2019.

“Saya minta ada semacam berbagi ilmu dari PSM Makassar dengan Sriwijaya FC. kita nggak perlu gengsi-gengsi kalau memang yang bisa dipetik pelajaran di PSM Makassar bagaimana bisa menjadi contoh, mengapa tidak."

"Nggak harus mikir mikir subsidi (dari pemerintah), buktinya PSM bisa mandiri,” kata Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Pembicaraan kerjasama dilakukan setelah penandatangan MoU penyelenggaraan MXGP oleh Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sadikin Aksa dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru di Pemprov Sumsel, Senin (27/5/2019).

Sadikin Aksa merupakan pemegang saham mayoritas klub PSM Makassar.

TV Online RCTI Link Live Streaming Tottenham Hotspur vs Liverpool di Liga Champions, Harry Kane Siap

Sementara Dirut PT SOM sekaligus Presiden klub Sriwijaya FC Asfan Fikri Sanaf, sangat bergembira dapat berkenalan langsung dengan Sadikin Aksa yang merupakan CEO PSM Makassar.

“Tadi saya ngobrol dengan beliau bahwa PSM ternyata sudah bisa mandiri dalam menjalankan operasional klubnya,” kata Asfan.

Dari cerita yang disampaikan oleh Sadikin Aksa, lanjut Asfan bahwa dari penjualan merchandise saja manajemen PSM Makassar mampu meraup keuntungan Rp 40 Miliar selama satu tahun.

“Belum lagi dari tiket pertandingan. Saya sudah janji dengan Pak Sadikin Aksa, sesudah lebaran saya akan ke Jakarta bertemu dengan Direktur Komersial PSM. Jadi, saya bersama dengan rekan SFC nanti akan belajar,”

“Belajar kan kepada guru, guru kan orang yang tahu, jadi tidak ada salahnya kita belajar kepada klub yang sudah maju,” jelas Asfan.

Sumsel Lepas MotoGP Pilih MXGP, Herman Deru : Penontonnya Tidak Kalah dari Sepakbola

Asfan pula nantinya akan mencari solusi bagaimana menangani merchandise yang ada di luar dari ofisial.

Termasuk juga dalam pengelolaan tiket masuk pertandingan.

“Makanya kita akan belajar, memang merechandise ada kw-kw nya itu nanti bagaimana PSM bisa. Bahkan dia (PSM) Sudah beli tiket online, kemudian mereka akan impor alat seperti kita naik LRT, scan tiket, pintu terbuka."

"Kalau perlu stadion kita juga seperti itu supaya tidak ada kebocoran,” ucapnya.

Sriwijaya FC sejak beberapa tahun terakhir tak lagi disubsidi oleh Pemerintah Provinsi setelah adanya regulasi yang dikeluarkan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved