Pemkot Pagaralam Kembali Raih WTP, Raihan WTP Ke-Lima Kota Pagaralam

Pemerintah Kota Pagaralam kembali menerima penghargaan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kelima kalinya

Pemkot Pagaralam Kembali Raih WTP, Raihan WTP Ke-Lima Kota Pagaralam
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
TERIMA PENGHARGAAN WTP : Walikota Pagaralam Alpian Maskoni menerima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari pihak BPK RI Perwakilan Sumsel. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Pemerintah Kota Pagaralam kembali menerima penghargaan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kelima kalinya, atas laporan pengelolaan keuangan pemerintah daerah tahun 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Penyerahan WTP daerah Kota Pagaralam beraama dengan Kabupaten Muratara dan Kabupaten Muara Enim. Penghargaan WTP diserahkan langsung Plt Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan Teguh Prasetyo kepada Walikota Pagaralam Alpian Maskoni didampingi Ketua DPRD Pagaralam Ruslan Abdul Gani, bertempat di Gedung BPK perwakilan Sumatera Selatan lantai 3 di jalan demang lebar daun Palembang, Jumat (24/5/2019) kemarin

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni dalam sambutannya sekaligus mewakili tiga kepala daerah Muara Enim, Muratara dan Pagaralam mengatakan, penghargaan opini WTP yang diberikan BPK kepada Kota Pagaralam sejak tahun 2014.

Ini sebagai bukti bahwa Pemerintah daerah khususnya Kota Pagaralam selalu akuntabel dan transparan dalam pengelolaan anggaran daerah.

"Kedepan Opini WTP harus bisa dipertahankan meski masih banyak kekeurangan. Untuk itu kami tetap meminta bimbingan BPK dan kami ucapkan terima kasih atas kerjasamanya serta apresiasi juga atas kinerja dan kerja keras semua jajaran Pemkot Pagaralam," katanya.

Sementara itu Ketua DPRD Pagaralam Ruslan Abdul Gani mengatakan, untuk meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan dan aset daerah Pagaralam tetap mengharapkan bimbingan dari BPK perwakilan Sumsel.

Terpisah Plt Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Teguh Prasetyo menyampaikan, apresiasi kepada DPRD, kepala daerah khususnya Kota Pagaralam atas kerjasamanya, pihaknya berusaha dan berkomitmen penyelenggaraan laporan keuangan yang akuntabel dan transparan untuk diperiksa BPK tahun ini tidak ada yg terlambat tepat waktu.

Pemeriksaan sebagai motivasi perbaikan lebih baik sekaligus dilakukan untuk memberikan opini terhadap penyajian keuangan, merupakan bentuk profesionalisme dalam penyajian laporan keuangan dan pernyantaan merupakan kewajaran laporan keuangan.

"Semoga prestasi ini menjadi momentum terciptanya akuntabelitas dan transparansi pengelolaan keuangan lebih baik lagi," katanya.(ADV/one)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved