Pembagian Beras ASN, Gubernur Herman Deru : Jangan Dijual Kembali, Tak Laik Langsung Kembalikan

Insentif beras April 2019 dan juga tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga honorer di lingkup Pemerintah Provinsi Sumsel

Pembagian Beras ASN, Gubernur Herman Deru : Jangan Dijual Kembali, Tak Laik Langsung Kembalikan
Sripo/ Rahma Liyah
Salah seorang ASN Pemprov Sumsel yang mendapatkan insentif beras. Beras ini dikemas khusus dengan menyertakan lambang Pemprov Sumsel supaya tidak dijual kembali. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Insentif beras April 2019 dan juga tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga honorer di lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dibagikan, Senin (27/5/2019).

Pembagian dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.

Menurut Deru, pemberian insentif beras ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terutama bagi petani beras Sumsel serta para pegawai ASN dan honorer di Pemprov Sumsel.

"Jadi jangan salah persepsi dulu. Ini salah satu cara mengintervensi dengan bekerjasama dengan Bulog menambah kuota penyerapan beras petani."

"Kedua, ASN mendapatkan jaminan makan, apalagi untuk honorer ini sangat berarti. Bahkan Sekda saja dapat insentif beras sebanyak 20 Kg," ujarnya.

Tempat Produksi Jual Kue Khas Palembang Maksuba dan 8 Jam Hj Cekrum, Pelanggan Sampai Kalimantan

Menurut Deru, Bulog juga telah menjamin kualitas beras premium yang dibagikan ke ASN dan honorer.

Apabila ASN dan honorer mendapatkan kondisi beras tak laik maka langsung dikembalikan.

"Ya langsung kembalikan jangan terima, Bulog sudah menjamin standarnya," ungkapnya.

Meski demikian, Ia mengingatkan agar insentif beras yang didapatkan ASN dan Honorer tidak untuk dijual kembali.

"Kalau mau dijual lagi ini tidak bisa, karena kemasannya saja saya minta harus ada lambang Pemprov Sumsel di kemasannya sebagai pembeda dari beras premium Bulog lainnya," jelas Deru.

Langkah insentif beras yang dilakukan Pemprov Sumsel diharapkan Deru juga dapat diikuti oleh Pemerintah kabupaten/kota di Sumsel.

Simpatisan Baper Dirawat di Rumah Sakit Jiwa, Sering Meracau Soal Negara, Pemilu, Pileg, Pilpres

"Saya memang mau mengajak semua Bupati/Walikota, tapi kita harus jadi contoh dulu. Jangan nanti mereka bingung, semua ada Inpres Nomor 5 Tahun 2015," tutupnya

Sebelumnya, beras tersebut dibagikan pada 30.269 ASN dilingkungan Pemprov secara cuma-cuma sebagai insentif tambahan.

Adapun rincian Pemberian Penambahan Penghasilan kepada PNS/CPNS di lingkungan Pemprov Sumsel dengan rincian sebagai berikut: PNS Suami dan Istri bekerja di lingkungan Pemprov Sumsel sebesar 20 kg x 11.000,- = Rp 220.000.

Sementara ASN yang belum menikah dilingkungan Pemprov Sumsel akan mendapatkan insentif beras sebesar 10 kg dan untuk honorer sebesar 5 kg. (SP/ Rahma Liyah)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved