Ini Menu Buka Puasa dan Sahur yang Tepat Bagi Penderita Diabetes Melitus

Namun puasa tidaklah menggangu kesehatan pada penderita Diabetes Melitus (Diabetisi) yang kadar glukosa darahnya terkontrol.

Ini Menu Buka Puasa dan Sahur yang Tepat Bagi Penderita Diabetes Melitus
Kompas.com
Ilustrasi menu sahur 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Puasa Ramadan berati menahan lapar sejak matahari terbit hingga matahari terbenam sekitar 12 jam.

Namun puasa tidaklah menggangu kesehatan pada penderita Diabetes Melitus (Diabetisi) yang kadar glukosa darahnya terkontrol.

Karena glikogen hati dapat menjadi sumber glukosa darah untuk kebutuhan otak selama 12 hingga 16 jam.

Menurut ahli gizi klinik RSMH, Yenita, DCN, MPH, RD mengatakan pada minggu pertama puasa ramadhan, asupan kalori menurun sampai 20 persen dan lemak menurun sampai 15 persen dari asupan sebelum puasa.

ahli gizi klinik RSMH, Yenita, DCN, MPH, RD
Ahli gizi klinik RSMH, Yenita, DCN, MPH, RD (IST)

Dalam merencanakan makan jumlah asupan kalori sehari selama bulan puasa sama dengan jumlah asupan sehari hari yang dianjuran sebelum puasa.

"Yang perlu diatur adalah pembagian porsi makan yakni 40 persen di konsumsi untuk makan sahur , 50 persen waktu berbuka, 10 persen sesudah sholat tarawih," jelas dia, Minggu (26/5/2019).

Lanjut Yenita, yang perlu diperhatikan oleh diabetisi di bulan puasa yakni :

1. Pilih karbohidrat kompleks seperti beras merah, sayur, buah

2. Susunan menu sama dengan anggota keluarga lain

3. Pola makan berubah menjadi 2 kali makan utama dan 1 kali snacking setelah sholat tarawih

Halaman
12
Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved