Berita Muara Enim

Bupati Muara Enim Intruksikan PT GPP Hentikan Operasional Truk Batu Bara Melintas Jalan Kabupaten

Bupati Muaraenim A Yani mengintruksikan PT Ganendra Pasopati Prawara (GPP) untuk menghentikan angkutan batubara melintasi jalan kabupaten

Bupati Muara Enim Intruksikan PT GPP Hentikan Operasional Truk Batu Bara Melintas Jalan Kabupaten
Tribun Sumsel/ Ika Anggraeni
Foto ilustrasi : tampak truk batubara yang diduga milik PT GPP siap untuk berangkat melintasi jalan kabupaten dan provinsi beberapa waktu lalu 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM-Bupati Muaraenim A Yani mengintruksikan PT Ganendra Pasopati Prawara (GPP) untuk menghentikan angkutan batubara melintasi jalan kabupaten.

Truk batubara perusahan tersebut telah membuat resah masyarakat di tiga desa di kawasan Trans Unit 6, Kecamatan Muaraenim.

Keputusan Bupati Muaraenim diambil saat audiensi terkait adanya puluhan masyarakat di tiga desa tersebut yakni Desa Muara Harapan, Harapan Jaya dan Saka Jaya yangdi kantor Bupati Muaenim, Selasa, (21/5/2019).

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan tampak puluhan warga yang mewakili masyarakat dari tiga desa tersebut sengaja datang ke kantor bupati Muaraenim.

Mereka menggelar aksi damai guna meminta bupati Muaraenim dapat menghentikan angkutan batubara yang telah mengangkangi pergub sumsel tersebut.

Sumber Air 2 Desa di PALI Tercemar Tumpahan Minyak dari Kebocoran Pipa

Selain itu, keberadaan angkutan batubara yang melintasi permukiman warga tersebut telah meresahkan masyarakat setempat.

Setelah melakukan aksi dengan berorasi di halaman kantor Bupati Muaraenim, beberapa perwakilan warga tersebut diterima oleh Bupati Muaraenim, H Ahmad Yani, Wakil Bupati Juarsah, Kepala Dinas Perhubungan H Riswandar SH MH, perwakilan manajemen PT GPP, serta Jajaran Polres Muaraenim dan Dandim 0404 Muaraenim.

Bupati Muaraenim Ahmad Yani dalam kesempatan itu menegaskan, mengintruksikan perusahaan dalam hal ini PT GPP untuk menghentikan operasional angkutan batubaranya melintas di jalan kabupaten.

"Karena hal ini sudah meresahkan warga dan aturannya sudah jelas dengan adanya keputusan gubernur Sumsel yang baru yang melarang angkutan batubara melintasi jalan umum," katanya.

Tetap Buka di Bulan Ramadan, Pol PP Banyuasin Bongkar Warung Remang di Jalan Lingkar

Namun, lanjutnya jika perusahaan masih ingin mengeluarkan angkutan batubara itu bisa melintasi jalan Kabupaten yakni jalan lintas kota Muaraenim dan sedikit jalan lintas Sumatera. Tentu syaratnya harus ada izin dari Gubernur Sumsel dulu.

Halaman
12
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved