Divonis 3 Tahun Punya Senjata, Kini Taufik Menunggu Vonis Pembunuhan di PN Palembang

Baru saja divonis 3 tahun penjara atas kasus senjata api, terdakwa Taufik Hidayat (31) kini juga dalam tahap menunggu sidang lain

Divonis 3 Tahun Punya Senjata, Kini Taufik Menunggu Vonis Pembunuhan di PN Palembang
SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Terdakwa Taufik Hidayat (31) saat menjalani persidangan di pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang, Senin (20/5/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Baru saja divonis 3 tahun penjara atas kasus senjata api, terdakwa Taufik Hidayat (31) kini juga dalam tahap menunggu sidang lain yang harus dijalaninya atas kasus perkelahian yang berujung kematian lawannya.

Taufik Hidayat menjalani persidangan di pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang, Senin (20/5/2019) dengan Jaksa penuntut umum (JPU)Ajie Martha SH.

"Dengan ini terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan tanpa hak melawan hukum membawa, menyimpan, memiliki atau menguasai senjata api dan senjata penikam atau penusuk. Maka dengan ini terdakwa dijatuhi 3 tahun penjara," ujar ketua Majelis hakim Ahmad Suel SH MH.

Tuntutan tersebut satu tahun lebih ringan dari tuntutan JPU.

Update Pembunuhan Sadis di Bandung: Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku, Korban dan Pelaku Kenal

Dulu Cantik dan Digilai, Fahrani Pemeran Film Radit & Jani, Penampilannya Sekarang Bikin Shock

Selama persidangan terdakwa Taufik Hidayat terlihat hanya menundukkan kepalanya dihadapan hakim.

Sembari saling menggenggam kedua tangannya, terlihat pula raut muram dari wajah terdakwa.

"Iya pak, saya terima vonisnya," ujar terdakwa Taufik Hidayat dengan suara lesu dihadapan majelis hakim.

Saat ditemui setelah persidangan, penasihat hukum terdakwa, Suratno SH MH menjelaskan proses hukum yang dijalani terdakwa digelar secara terpisah.

"Klien kami ditangkap karena berkelahi dan lawannya kalah (meninggal). Setelah berkelahi dia mengambil senjata api milik lawannya yang kalah kemudian kabur. Sementara senjata tajam memang miliknya sendiri," ungkapnya.

"Tadi barusan putusan kasus senjata api sedangkan atas kasus perkelahian yang berakibat kematian berkasnya saat ini masih dalam proses," ujarnya.

Penangkapan bermula dari informasi bahwa ada seorang laki-laki yang telah melakukan tindak pidana pembunuhan.

Bersama terdakwa turut pula diamankan1 bilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu dan 1 pucuk senjata api rakitan jenis patahan dengan berisi 2 butir amunisi.

Setelah dilakukan interogasi, terdakwa mengakui bahwa senjata tajam jenis pisau dan senjata api rakitan tersebut adalah miliknya yang didapat dari Almarhum Wawan Kurniawan (korban).

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved