Pemilu 2019

People Power Telah Selesai 17 April Lalu, Ini 9 Poin Maklumat Multaqo Ulama se-Sumsel

Forum Multaqo ini menghasilkan 9 poin maklumat, jelang penetapan capres dan cawapres terpilih 22-25 Mei mendatang

People Power Telah Selesai 17 April Lalu, Ini 9 Poin Maklumat Multaqo Ulama se-Sumsel
Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Multaqo Ulama, habaib, pimpinan pondok pesantren dan cendekiawan muslim se Sumsel, di Hotel Swarnadwipa Palembang, Minggu (19/5/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Multaqo Ulama, habaib, pimpinan pondok pesantren dan cendekiawan muslim se Sumsel, di Hotel Swarnadwipa Palembang, Minggu (19/5/2019) sepakat, Pemilu 2019 telah berjalan, sesuai dengan amanat konstitusi dan peraturan Undang-Undangan.

Untuk itu seharusnya sama-sama menghargai dan menghormati keputusan politik rakyat.

Menjaga dan mengawal proses politik atau tahapan pemilu tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada secara damai, harmoni, aman dan tertib demi kesinambungan pembangunan nasional.

Sehubungan hal tersebut melalui forum Multaqo ini menghasilkan 9 poin maklumat, jelang penetapan capres dan cawapres terpilih 22-25 Mei mendatang.

Multaqo Ulama, Habaib, Pimpinan Ponpes dan Cendikiawan se-Sumsel Sepakat Tetap Tenang Tunggu KPU

Inisiator Multaqo Ulama, habaib, pimpinan pondok pesantren dan cendekiawan Muslim se Sumsel, Ustad Heri Chandra menyatakan persiangan di pemilu harus diakhiri segera, dan harus memiliki semangat persatuan.

"Pasca pemilu memang kita ada gesekan, kami NU meminta masyarakat tenang dan sejuk, serta menghilangkan fitnah dan caci maki. Kita sebagai orang Indonesua dan harus cinta tanah air," kata Heri.

Menurut ketua DPW NU Sumsel ini, sebagai organisasi terbesar di Indonesia, pihaknya mengajak para masyarakat untuk menghilangkan simbol- simbol 01 dan 02, mengingat pemilu sudah usai.

"Kita adalah Indonesia, dan kita harus menghormati para pendahulu kita yang telah mendirikan RI dari masa penjajagan, era pra kemerdekaan dan isi kemedekaan saat ini," capnya.

Perjuangan Sainimah, 25 Tahun Tinggal di Gubuk 2x3 Meter, tak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

Dengan kondisi sekarang, masyarakat Indonesia wajib mempertahankan kesatuan Indonesia, dan hilangkanlah gesekan- gesekan pada pilpres dan wajib membangun Indonesia .

"People power saya kira sudah selesai, dimana 17 April lalu kita sudah berbondong- bondong menyuarakan hak pilih di TPS. Siapa Presiden terpilih adalah takdir Allah."

Halaman
123
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved