Kursi Ketua DPRD Kabupaten PALI Dipastikan Milik PDIP, Raih 18.816 Suara

PDI Perjuangan (PDIP) mengunci kemenangan di Kabupaten PALI Sumatera Selatan.

Kursi Ketua DPRD Kabupaten PALI Dipastikan Milik PDIP, Raih 18.816 Suara
KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- PDI Perjuangan (PDIP) mengunci kemenangan di Kabupaten PALI Sumatera Selatan.

Perolehan suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi yang terbanyak, Jumat, (17/5/2019).

Hal ini diketahui pasca rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), yakni dari data yang ada yang dipegang PDI-P memperoleh 18.186 suara atau 16,79 persen.

Dengan perolehan tersebut, PDI-P berpeluang besar menduduki kursi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI, karena dipastikan empat kursi dewan jadi milik Partai berjuluk Moncong Putih tersebut.

Dari data yang dimiliki, Dewan Pimpinan Cabang PDI-P, telah menyiapkan beberapa nama calon yang bakal menjadi Ketua DPRD kabupaten PALI untuk periode 2019-2024.

"Kami telah mendapatkan laporan data KPU, hasil rekap DA1, mudah-mudahan ada 4 caleg yang duduk di kursi anggota DPRD PALI, adapun Dapil 1 Kristian dan Hoirillah, Dapil 2 H Asri Ag, Dapil 3 Mulyadi STP, " ungkap Bruseli, Sekretaris DPC PDI-P PALI, Jumat (17/5/2019).

Menanggapi siapa yang akan diprioritaskan menjadi ketua DPRD, Bruseli mengungkapkan semua kandidat yang lolos di DPRD dari partai PDI-P sama-sama berpeluang.

Hanya saja, untuk penjaringan, PDI-P mempunyai mekanisme, yakni calon ketua DPRD harus melalui fit dan proper test dengan melalui tes wawancara dan tertulis serta psiko test.

"Mekanismenya, setelah pelantikan, tidak langsung ditunjuk ketua DPRD, tetapi harus Pjs terlebih dahulu. Biasanya tiga bulan setelah pelantikan, baru keluar arahan dari DPP untuk dilakukan penjaringan. Namun, Infonya Tatib DPRD PALI bahwa yang harus menjadi ketua DPRD, terlebih dahulu sudah menjabat satu periode," jelasnya.

Dari informasi itu, diakui Bruseli bahwa ada dua nama yang sudah satu periode menjabat sebagai anggota DPRD PALI.

"Akan kita telusuri terlebih dahulu kebenaran info Tatib DPRD PALI itu. Apabila benar, maka hanya Asri AG dan Mulyadi saja yang berpulang menjadi ketua dewan. Namun, kita ingin ke-empat Caleg yang terpilih diajukan menjadi calon ketua DPRD PALI," kata dia.

Saat ini, lanjut Bruseli, PDI-P masih menunggu pengumuman dari KPU.

"Untuk saat ini kita masih menunggu rapat pleno dari KPU kabupaten PALI, tanggal 22 Mei tentang DA1, sifatnya resmi seluruh publik bisa melihat dan mendengarkan keputusan bersama," ujarnya.(cr2)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved