Berita Lubuklinggau

Hampir 3 Pekan Tahanan Kejari Lubuklinggau Kabur Belum Ditangkap, Ini Penjelasan Kajari Zairida

Hampir tiga pekan Sukmaini seorang tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau kabur saat akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN)

Hampir 3 Pekan Tahanan Kejari Lubuklinggau Kabur Belum Ditangkap, Ini Penjelasan Kajari Zairida
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kajari Lubuklinggau, Zairida 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Hampir tiga pekan Sukmaini seorang tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau kabur saat akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau.

Akibat ulahnya, Pengadilan Lubuklinggau mendadak geger.

Sukmaini kabur baru diketahui oleh petugas kejaksaan dan Kepolisian ketika hendak memanggilnya untuk memasuki ruang sidang.

Kaburnya dukun wanita ini membuat pihak kejaksaan langsung melakukan pencarian kemana-kemana.

Namun hingga hari ini Rabu (15/5/2019), Sukmaini tak kunjung ditemukan.

BREAKING NEWS, Sukmaini Tahanan Kabur Sebelum Sidang di PN Lubuklinggau, Sempat Beli Siomay

Menanggapi hal tersebut, Kajari Lubuklinggau, Zairida mengaku pelaksanaan Pemilu serentak beberapa waktu lalu menyebabkan konsentrasi petugas kejaksaan dan kepolisian terpecah saat melakukan pengamanan.

"Kalau sidang, kami harus melibatkan aparat kepolisian, tapi ketika tugas mereka banyak, konsentrasi kepolisian juga terpecah," katanya pada Tribunsumsel.com beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kurangnya SDM dan banyaknya petugas kepolisian yang melaksanakan pengamanan Pemilu sangat berdampak terhadap lemahnya pengawalan tahanan saat pelaksanaan sidang.

Bahkan Zairida mengatakan beberapa pelaksanaan sidang terpaksa harus ditunda karena petugas kejaksaan dan Kepolisian dirasa tidak cukup maksimal untuk melakukan pengamanan.

Begini Kronologi 30 Tahanan Narkoba Polresta Palembang Kabur dari Tahanan Pukul 03.00

"Kemarin saat kejadian itu ada dua sidang pembunuhan, banyak anggota yang capek dan kelelahan, tapi untuk sekarang pelaksanaan sidang sudah kembali normal seperti sedia kala," terangnya.

Hanya saja, pasca adanya tahanan kabur tersebut, Zairida mengatakan jika penjagaan dan pengawasan saat ini lebih diperketat.

Karena tidak menutup kemungkinan meskipun situasi normal aparat juga bisa terkecoh.

"Karena Pemilu kali ini beda, berbeda dengan dulu, capeknya memang luar biasa," ujarnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved