30 Caleg Terpilih di Lubuklinggau Terancam Tak Dilantik, Ini Sebabnya

Sebanyak 30 orang calon anggota legislatif (Caleg) terpilih pada Pemilu serentak 17 April 2019 lalu, hingga saat ini belum melaporkan Harta Kekayaan

30 Caleg Terpilih di Lubuklinggau Terancam Tak Dilantik, Ini Sebabnya
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Divisi Hukum KPU Kota Lubuklinggau, Riko Saputra 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Sebanyak 30 orang calon anggota legislatif (Caleg) terpilih pada Pemilu serentak 17 April 2019 lalu, hingga saat ini belum melaporkan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Padahal, LHKPN merupakan sebagai komitmen untuk mendukung pemberantasan korupsi dan transparansi penyelenggara negara sebelum dilantik.

Divisi Hukum KPU Kota Lubuklinggau, Riko Saputra mengatakan, bila tidak taat melaporkan LHKPN sebelum masa pelantikan tiba, maka Caleg terpilih terancam ditunda pelantikannya.

"LHKPN wajib sebelum dilantik, begitu ada penetapan dari KPU penetapan calon terpilih maka harus segera dibuat LHKPN, kalau tidak juga maka terancam ditunda pelantikannya, "ujar Riko pada Tribunsumsel.com, Rabu (15/5).

Riko menuturkan, jika tidak ada halangan tahapan proses Pemilu 2019 di Kota Lubuklinggau akan dilakukan penetapan pemenang Pemilu dan Caleg terpilih akhir bulan Mei mendatang.

"Kita sifatnya hanya menerima salinan saja, karena masing-masing Caleg terpilih melaporkan LHKPN ke KPK secara langsung," terangnya.

Menurutnya sebagai penyelenggara negara dalam hal ini DPRD wajib melaporkan harta kekayaan apalagi nantinya setelah keluarnya keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK)

"Waktunya masih cukup lama, paling lambat setelah 7 hari pasca penetapan Caleg terpilih dan sebelum proses pelantikan dilaksanakan," tambah Riko.

Riko pun menegaskan, aturan ini bukanlah main-main. Karena akan dilakukan tindak tegas terhadap anggota DPRD terpilih yang tidak melapor LHKPN sampai batas waktu yang ditetapkan.

"Sanksinya kita tunda dulu pelantikannya sampai yang bersangkutan mengisi LHKPN. Setelah semuanya menyerahkan baru akan dilantik," terangnya.

Area lampiran

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved