Berita Palembang

Tokoh Lintas Agama Sumsel Serukan Tolak Isu People Power yang Bisa Ganggu Kebhinekaan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Perbedaan dalam memilih di pemilihan sangatlah manusiawi dan logis

Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel Prof KH Aflatun Muchtar 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Perbedaan dalam memilih di pemilihan sangatlah manusiawi dan logis.

Akan tetapi yang terpenting persatuan dan kesatuan yang sangat perlu dipeliharan untuk menjaga NKRI agar tidak terpecah belah.

Setiap menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan merupakan harga mati menjaga NKRI bagi setiap warga negara.

Ketua MUI Sumsel KH Aflatun Muchtar menjelaskan dengan dasar Pancasila, beranekaragam Indonesia ini tercipta.

Tetapi meski berbeda seperti dalam pemilu yang telah dilaksanakan, harus menjaga kerukunan, kedamaian dan menjaga keutuhan NKRI.

Profil Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Jenderal yang Rendah Hati, Pemaaf, Namun Tegas

"Manusia tetap satu dari pencipta yakni Allah. Maka dari itulah, jangan sampai termakan isu-isu provokatif atau sekarang people power. Lebih baik, mengedepankan persatuan dan kesatuan," ujarnya.

Pastur Paroki Gereja Katedral Santa Maria Palembang Romo Petrus Sukino mengungkapkan Pemilu sudah berjalan dengan lancar, kondisi juga kondusif.

Jangan sampai, apa yang telah terlaksana dengan baik, lancar, aman dan damai tercederai hanya dengan isu-isu provokatif.

"Apa yang telah dipilih, bukan menjadi alasan untuk mempecah belah kerukunan umat beragama dan masyarakat. Karena, itu semuanya bertujuan untuk mempersatukan NKRI."

"Kami berharap, semua umat menahan diri dan jangan sampai terpancing isu-isu yang bertujuan memecah belah bangsa ini," katanya.

Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel, dan Pangdam II Sriwijaya Imbau Masyarakat Tak Ikut People Power

Begitu pula Ketua FKUB Kabupaten Banyuasin HM Rasyid Sobri mengajak seluruh masyarakat khususnya di Banyuasin untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai, ada perpecahan. Pemilu ini untuk membuat bangsa kita semakin bersatu, bukan malah terpecah-pecah," katanya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved