Ramadan 2019

Ini Besaran Zakat Fitrah 2019 dengan Uang Ketentuan Baznas, Kemenag, MUI, NU dan Muhammadiyah

Ketentuan zakat fitrah tersebut berdasarkan kesepakatan bersama antara Baznas, Kemenag, MUI, NU dan Muhammadiyah Provinsi Sumsel

Ini Besaran Zakat Fitrah 2019 dengan Uang Ketentuan Baznas, Kemenag, MUI, NU dan Muhammadiyah
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Foto bersama, Ketua Baznas Provinsi Sumsel Najib Haitami usai Rapat Merumuskan Besaran Zakat Fitrah di Kantor Baznas Provinsi Sumsel, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Selatan bersama Kanwil Kementiran Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah Provinsi Sumsel telah menetapakan besaran zakat fitrah tahun 2019.

"Untuk besaran zakat fitrah Ramadan 1440 H tahun ini minimal 2,5 kg beras atau kalau diganti dengan uang minimal Rp 25 ribu," ujar Ketua Baznas Provinsi Sumsel Najib Haitami usai Rapat Merumuskan Besaran Zakat Fitrah di Kantor Baznas Provinsi Sumsel, Selasa (14/5/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa ketentuan zakat fitrah tersebut berdasarkan kesepakatan bersama antara Baznas, Kemenag, MUI, NU dan Muhammadiyah Provinsi Sumsel.

Syarat dan Tata Cara Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), Ini Manfaat dan Kegunaan KIA

"Kami menentukan besaran zakat fitrah ini karena sudah banyak masyarakat yang bertanya tentang standar besaran zakat fitrah. Jadi kami merasa bertangungjawab juga," katanya.

Menurut Najib, zakat fitrah wajib dibayarkan oleh setiap muslim saat di bulan Ramadan sampai sebelum salat Idul Fitri.

Untuk besaran yang ditentukan tersebut merupakan besaran minimal zakat atau bisa juga seharga dengan kualitas beras yang dikonsumsi masing-masing.

"Jadi kalau mau lebih dari angka yang telah ditentukan silakan saja."

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menyalurkan zakat fitrah dan zakat mal melalui lembaga resmi seperti Baznas dan Laz atau melalui unit pengumpulan zakat masjid," ungkapnya.

Niat Zakat Fitrah Bahasa Latin, Arab dan Terjemahan Indonesia, Untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Selain zakat fitrah juga dijelaskan soal fidyah, orang yang diharuskan membayar fidyah adalah orang sakit tak ada harapan sembuh, orang tua atau uzur.

Sedangkan untuk ibu hamil dan menyusui wajib membayar fidyah dan qodlo (mengganti puasanya dihari lain).

"Standar fidyah minimal memberi makan fakir misikin sebanyak tiga kali sehari, sebanyak hari yang ditinggalkan dengan harga sesuai yang dikonsumsi sehari-hari sesuai yang bersangkutan," jelasnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved