Pemilu 2019

KPU Sumsel Tolak Rekomendasi Bawaslu Sumsel Buka C1 Sertifikat atau Plano Mura dan Muratara

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi Sumsel, memberi rekomendasi kepada KPU Kabupaten Mura dan Muratara melalui KPU Sumsel, untuk membuka data C1

KPU Sumsel Tolak Rekomendasi Bawaslu Sumsel Buka C1 Sertifikat atau Plano Mura dan Muratara
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Komisioner Bawaslu Sumsel A Junaidi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi Sumsel, memberi rekomendasi kepada KPU Kabupaten Mura dan Muratara melalui KPU Sumsel, untuk membuka data C1 sertifikat atau C1 plano.

Menurut Komisioner Bawaslu Sumsel A Junaidi, rekomendasi itu diberikan setelah ada keberatan dari saksi-saksi peserta Pemilu.

Para saksi menduga ada kecurangan dengan melakukan penggelembungan suara oleh caleg tertentu di daerah tersebut.

"Kita memberikan rekomendasi ini, dengan maksud menjaga hak pilih masyarakat, melihat sumber data primer Pemilu," kata Junaidi, saat pleno rekapitulasi perolehan suara pileg 2019 di KPU Sumsel, Minggu (12/5/2019).

4 Calon Anggota DPD Protes Keras Adanya Kecurangan, KPU Sumsel Skorsing Rapat Pleno 20 Menit

Diungkapkan Junaidi, rekomendasi itu setelah pihaknya melakukan kajian, penelitian dan sidang administrasi secara cepat, dengan memanggil Bawaslu dan KPU Mura maupun Muratara.

"Jadi rekomendasi kita, memerintahkan KPU Mura dan Muratara melalui KPU Sumsel, untuk menyandingkan data."

"Tapi saat pleno KPU menolak, padahal hampir semua peserta mengajukan keberatan. Artinya, dengan segala resiko akan diterima dan ditanggung KPU atas penolakan rekomendasi Bawaslu tersebut," tegasnya.

Junaidi juga mengingatkan KPU Sumsel, sesuai aturan perundang- undangan yang berlaku yaitu UU nomor 7 tahun 2017.

Dimana KPU harusnya melaksanakan rekomendasi Bawaslu tersebut.

Pemilu 2019-Kapolda Sumsel Tidak Segan Memproses Hukum Setiap Aksi Berujung Anarkis

"Sudah dikatakan UU, KPU wajib menindaklanjuti rekomendasi Bawalu. Dengan tidak diindahkan rekomendasi itu; maka Bawaslu akan mengambil upaya hukum lainnya, karena KPU sudah dianggao melanggar UU," ujarnya.

Sementara Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana yang memimpin sidang pleno, masih menunggu arahan dari KPU RI atas rekomendasi Bawaslu Sumsel tersebut.

KPU Sumsel me-skorsing sidang untuk dilanjutkan pada malam hari.

Selain Kabupaten Mura dan Muratara, KPU Sumsel juga saat ini masih melakukan rekap tingkat KPU Kabupaten untuk pemilu di wilayah Kabupaten Empatlawang, yang telah diambil alih sebelumnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved