Tak Terbukti Money Politic, Caleg AH dari Ogan Ilir Bakal Tuntut Balik

Sebelumnya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengungkapkan ada dugaan "money politic"

Tak Terbukti Money Politic, Caleg AH dari Ogan Ilir Bakal Tuntut Balik
WINANDO/TRIBUNSUMSEL.COM
Ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Sebelumnya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengungkapkan ada dugaan "money politic" yang dilakukan Calon Legislatif (Caleg) yang berasal dari Dapil IV inisial AH.

Hasilnya setelah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikkan berdasarkan prosedur, Bawaslu Kabupaten OI menyatakan tidak terbukti sesuai keputusan yang dikeluarkan oleh Bawaslu Kabupaten OI pada tanggal 8 Mei 2019.

Dijelaskan dalam surat keputusan tersebut, bahwa status laporannya tidak dapat ditindaklanjuti.

Dimana, kasus itu sebelumnya dilaporkan oleh pelapor Mastinah terhadap terlapornya Peri yang diduga merupakan timses Caleg AH.

"Tidak dapat ditindaklanjutinya laporan tersebut, dengan alasan belum ditemukannya alat bukti yang memenuhi unsur pasal 523 ayat 2 Undang-Undang RI No.7 tahun 2017 tentang pemilu," jelas Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar.

Itu artinya, Caleg AH dinyatakan tidak terbukti dan aman melenggang ke kursi DPRD Kabupaten OI.

Saat dikonfirmasi kepada yang bersangkutan Caleg terpilih inisial AH dari PPP menegaskan pihaknya bakal melaporkan balik ke Polres OI mengenai dugaan pencemaran nama baik yang ditudingkan oleh terlapor.

AH mengaku selama ini dirinya tidak pernah meminta maupun memberikan mandat kepada siapa pun untuk memberikan apapun guna memenangkan dirinya pada waktu Pemilu yang belum lama ini berlangsung.

Ke depan, ditegaskan AH, dirinya akan mengambil langkah konkrit dengan melaporkan kembali pelapor ke ranah hukum.

"Karena dinilai telah mencemarkan nama baik berikut partai," tandas AH.

Ia menjelaskan, akibat tudingan yang dilaporkan oleh pelapor, lanjut AH, bukan hanya dirinya yang dirugikan sebagai Caleg tetapi juga partainya PPP yang dipimpinnya.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved