Meski Sudah Meninggal, Nazarudin Kiemas Suara Terbanyak PDI Perjuangan di Sumsel I

Almarhum Nazarudin Kiemas meraih suara tertinggi di partainya untuk wilayah kota Palembang.

Meski Sudah Meninggal, Nazarudin Kiemas Suara Terbanyak PDI Perjuangan di Sumsel I
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Rapat pleno penghitungan surat suara di kantor KPU kota Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Calon anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Sumsel I yang meliputi Palembang, Banyuasin, Muba, Mura, Muratara, dan Lubuklinggau dari PDI Perjuangan, almarhum Nazarudin Kiemas meraih suara tertinggi di partainya untuk wilayah kota Palembang.

Padahal Nazarudin sudah meninggal dunia sebelum pencoblosan 17 April lalu.

Hal ini terlihat dari hasil rekapitulasi perolehan suara calon DPD RI oleh KPU Palembang beberapa waktu lalu.

Dimana caleg nomor 1 tersebut unggul terhadap 7 caleg PDI Perjuangan lainnya di dapil yang sama.

Almarhum Nazarudin meraih total suara pribadi di kota Palembang sebanyak 15.950 suara, unggul dari calon terdekat Riezki Aprilia yang mengumpulkan suara sebanyak 15.688, dan Riezki hanya menang di Kecamatan Kalidoni dan Sematang Borang. Sedangkan sisanya Nazarudin.

Sedangkan suara partai sebanyak 42.211 suara, atau total suara terkumpul di kota Palembang sebanyak100.886 suara.

Bendahara DPD PDI Perjuangan Yudha Rinaldi mengatakan, masih tingginya suara Nazarudin di Palembang karena beberpa faktor, bisa masyarakat ada yang belum tahu Nazarudin sudah meninggal selama ini.

"Mungkin saja masyarakat ada yang belum tahu, ada juga karena militan selama ini. Sebab Nazarudin identik dengan PDI Perjuangan," capnya.

Selain itu, dengan kinerja selama ini di senayan untuk masyarakat, menjadikan masyarakat Sumsel selalu mengingat beliau.

"Saya rasa bukan di kota Palembang saja, tapi daerah lainnya juga banyak," tuturnya.

Dilanjutkan Yudha, meski suara Nazarudin tertinggi bagi caleg PDI Perjuangan, namun tetap saja tidak bisa dilantik, dan peraih suara tertinggi lainnya akan dilantik.

"Jadi suara pribadinya tetap ke partai tidak digeser, dan akan dilihat caleg suara tertinggi adalah yang berhak duduk di DPR RI dapil tersebut," pungkasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved