Palembang Jadi Tuan Rumah Bowling World Cup 2019, Digelar 16-24 November 2019
Sumatera Selatan, tepatnya Palembang akan menjadi tuan rumah Bowling World Cup 2019 16-24 November mendatang setelah tahun lalu digelar di Las Vegas.
Penulis: Weni Wahyuny | Editor: Prawira Maulana
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sumatera Selatan, tepatnya Palembang akan menjadi tuan rumah Bowling World Cup 2019 16-24 November mendatang setelah tahun lalu digelar di Las Vegas.
Kegiatan akan digelar di Jakabaring Bowling Center di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.
Pada perhelatan tersebut, Palembang mencoba untuk memecahkan rekor dunia dengan menarik para peserta lebih dari 98 negara yang pernah berpartisipasi di negara Singapura beberapa tahun silam.
Ketua Pengurus Besar Persatuan Bowling Indonesia (PB PBI), Percha Leanpuri usai menemui Gubernur Sumsel H Herman Deru di Kantor Gubernur Sumsel mengatakan bahwa kedatangannya untuk menindaklanjuti tentang resminya Palembang menjadi tuan rumah Bowling World Cup 2019.
“Kami minta arahan dan bimbingan dengan Pak Gubernur dan suport paling utama dari bapak gubernur untuk kelancaran,” kata Percha, Selasa (7/5/2019).
Percha menjelaskan PB PBI bersama dengan PBI Sumatera Selatan segera bersiap untuk pembentukan panitia yang sebagian besar akan melibatkan PBI Sumsel.
“Ini kesempatan bagus untuk Sumsel untuk jadi tuan rumah. 39 tahun yang lalu, tahun 1980 Indonesia pernah jadi tuan rumah di Jakarta, sekarang baru di Sumsel,” terangnya.
Untuk negara peserta, sambung Percha merujuk dari International Bowling Federation (IBF) bahwa minimal 65 negara hingga 90 negara menjadi peserta kejuaraan dunia tersebut. Setiap negara hanya diperbolehkan mengirimkan dua atletnya satu putra dan satu putri.
“Jadi yang dikirim kesini sudah pasti yang terbaik,” ujarnya.
Untuk atlet Indonesia, lanjur Percha PB PBI saat ini sedang melakukan seleksi atlet dan sesegera mungkin menggelar Pelatnas SEA Games dan World Cup 2019.
“Sementara untuk program lainnya dari PB PBI, boling menjadi olahraga yang disukai masyatakat. Jadi salah satu programnya bowling Goes to School yang sudah dilaksanakan di Sumsel , DKI sudah berjalan, Jawa Barat. Jadi image olahraga boling itu mahal pengen kita kenalkan bahwa ini olahraga yang asik, menjadi olahraga rekreasi bagi keluarga,” terangnya.
Sementara Ketua Pengprov PBI Sumsel, Kurmin Halim menambahkan bahwa di dunia biasanya ada 115-120 negara yang memiliki atlet boling. Namun biasanya yang ikut dalam kejuaraan berkisar 65-70 negara.
“Pernah 98 negara peserta ikut saat di Singapura. Kita coba pecahkan rekor dunia negara peserta. Kalau bisa lebih dari Singapura yang pegang rekor dunia sebanyak 98 negara yang hadir. Kalau kita 100 negara saja itu sudah bagus,” ungkap Kurmin.
Kurmin melanjutkan pihaknya segera akan membentuk panitia. Karena tuan rumahnya Sumsel, jadi PBI Sumsel banyak terlibat sebagai anggota panitianya. Selain itu pihaknya juga akan buat suatu iklan yang betul-betul besar untuk kota Palembang.
“Bukan hanya World Cup yang ditonjolkan tapi harus menulis sejarah bahwa kita tahun sekian pernah jadi tuan rumah SEA Games, tahun sekian Asian Games dll. Jadi mereka yang belum tahu kondisi Palembang harus tahu ini,” terangnya.