Ini Prioritas Perbaikan Ruas Jalan Pemprov Sumsel Tahun Ini, Lebaran Ini Layak Dilintasi
Plt Kepala Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel Darma Budhy mengatakan, bahwa saat ini sebagian jalan yang rusak dalam tahap penanganan
Penulis: Linda Trisnawati |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menurut data dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumatera Selatan, dari 1,5143 km jalan yang menjadi tanggung jawab Provinsi Sumsel, 185 km nya dalam kondisi rusak.
Plt Kepala Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel Darma Budhy mengatakan, bahwa saat ini sebagian jalan yang rusak dalam tahap penanganan.
Ada yang dalam proses pengerjaan dan ada yang dalam proses lelang.
"Jalan yang rusak berat khususnya ada di daerah OI, OKU, dan OKU Timur. Ada 15 paket pengerjaan yang kita prioritaskan, karena rusak berat," ujarnya, Senin (6/5/2019).
• Stok Bawang Putih di Sumsel Menipis, Dinas Perdagangan Minta Warga Berhemat
Untuk anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan jalan 15 paket tersebut sebesar Rp 364 miliar atau seper tiga dari total anggaran 2019 yaitu lebih dari Rp 1 triliun.
Tercatat, ada sebanyak 15 paket pengerjaan peningkatan jalan yang mulai dikerjakan Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel dan ditargetkan H-5 lebaran sudah tuntas.
Adapun 15 paket pengerjaan peningkatan jalan tersebut :
- Peningkatan jalan SP Kepuh-Kurungan Nyawa,
- Peningkatan jalan Kurungan Nyawa-Gumawang,
- Peningkatan Kurungan Nyawa-Gumawang (DAK),
- Peningkatan jalan Gumawang-Petanggan,
- Pemeliharaan berkala BTS OKI-SP Kepuh,
- Pemeliharaan berkala Kurungan Nyawa-Martapura,
- Peningkatan jalan Batas Kabupaten OI-Lubuk Batang,
- Peningkatan jalan Muara Dua-Kota Batu-Batas Provinsi Lampung
- Peningkatan dan pelebaran jalan Sekayu-Batas Muara Enim,
- Peningkatan jalan Tanjung Raja-SP Tambang Rambang,
- Peningkatan jalan SP Tambang Rambang-Batas OKU,
- Peningkatan jalan SP Sugi Rawas-Batas Lahat,
- Peningkatan jalan Muara Siban-SP Embacang,
- Peningkatan jalan SP Periuk-Tugumulyo-Terawas,
- Peningkatan jalan Terawas-Taba Tinggi-Maur.
"15 paket jalan ini sudah layak nantinya untuk dilalui sebelum lebaran. Memang untuk pengaspalan belum dilakukan, kemungkinan nanti setelah lebaran baru dilakukan," katanya.
• 7 Polisi Penjaga Sel Tahanan Kini Dimasukkan Sel Provost, Diperiksa Terkait 30 Tahanan Kabur
• Penumpang Gojek Dapat Asuransi Selama Perjalanan, Ini Proses Klaim dan Dokumen yang Disiapkan
Namun menurutnya, dapat dipastikan sebelum lebaran jalanan tersebut bisa layak dilalui dan tidak menyebabkan kemacetan arus mudik. Saat ini progress pengerjaan sudah mencapai 10 persen untuk 15 paket pengerjaan tersebut.
"Secara total ada 60 paket pengerjaan jalan. Namun kita utamakan 15 paket terlebih dahulu, disusu 21 paket yang dalam tahap lelang. Sisanya akan dikerjakan setelah lebaran," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/wagub-tinjau-jalan-rusak-di-oi.jpg)