Satu Lagi Petugas KPPS Meninggal Dunia di Ogan Ilir, Muhammad Kennedy Juga PNS di Ogan Ilir

Satu lagi seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Ogan Ilir Sumatera Selatan dikabarkan meninggal dunia.

Satu Lagi Petugas KPPS Meninggal Dunia di Ogan Ilir, Muhammad Kennedy Juga PNS di Ogan Ilir
M ARDIANSYAH
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Satu lagi seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Ogan Ilir Sumatera Selatan dikabarkan meninggal dunia.

Kini ada dua petugas KPPS di Ogan Ilir yang meninggal dunia.

Muhammad Kennedy Ketua KPPS 05 di Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang, meninggal dunia setelah sempat diberikan perawatan medis di Rumah Sakit Ar Royan Indralaya Kabupaten OI dan korban menghembuskan napas terakhir pada Kamis sore (2/5) pukul 15.00.

Keesokan harinya pada Jumat pagi (3/5) jasad alm yang kesehariannya bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di SMA Negeri 1 Tanjung Raja ini dimakamkan oleh pihak keluarga di lokasi tempat pemakaman umum Desa Tanjung Raja Kabupaten OI.

Sebelum meningal Muhammad Kennedy, sempat dirawat selama empat hari di Rumah Sakit.

Korban meninggal diduga faktor kelelahan usai kesibukkannya dalam melaksanakan tugas sebagai penyelenggara Pemilihan Umum Presiden, Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten di Desa tempat tinggalnya.

Semasa hidup korban dikabarkan mengalami penyakit gula darah sehingga menyebabkan kondisi kesehatannya menurun. Kemudian, Hasan seorang petugas KPPS 03 di Desa Teluk Kecapi Pemulutan Barat dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (2/5).

Diduga kedua orang petugas penyelenggara Pemilu meninggal dunia karena faktor kelelahan.

Saat dikonfirmasi Ketua KPU Kabupaten OI DR Massuryati mengakui meninggalnya dua orang petugas KPPS masing-masing di Kecamatan Sungai dan Kecamatan Pemulutan Barat.

Massuryati menambahkan, kedepan pihak KPU Ogan Ilir akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu ini. Mengingat tahun depan KPU OI dijadwalkan akan menggelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).

“Kita akan lakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu ini. Apalagi tahun depan kita akan menggelar Pilkada, jangan sampai peristiwa meninggalnya anggota KPPS yang bertugas terulang lagi,” katanya. Ditambahkan Ketua KPU OI, pihaknya akan segera melaporkan kepada KPU Pusat melalui KPU Provinsi. Sementara diketahui, dari data yang ada, selain 3 orang meninggal dunia itu, terdapat pula sejumlah petugas KPPS di Ogan Ilir yang menderita sakit dan sempat mendapat perawatan medis.

Editor: Prawira Maulana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved