Partisipasi Pemilih Pemilu di Kota Prabumulih Naik Jadi 80 Persen

pelaksanaan pemilihan umum pada 17 April lalu tingkat partisipasi pemilih mencapai 80 persen.

Partisipasi Pemilih Pemilu di Kota Prabumulih Naik Jadi 80 Persen
EDISON/TRIBUNSUMSEL.COM
Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Prabumulih, Marjuansyah mengungkapkan dalam pelaksanaan pemilihan umum pada 17 April lalu tingkat partisipasi pemilih mengalami peningkatan mencapai 80 persen. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Prabumulih, Marjuansyah mengungkapkan dalam pelaksanaan pemilihan umum pada 17 April lalu tingkat partisipasi pemilih mencapai 80 persen.

Hal itu diungkapkan Ketua KPUD Prabumulih dalam kegiatan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilihan umum serentak 2019 tingkat kota Prabumulih di hotel grand nikita, Senin (28/4/2019).

"Kami bersyukur pelaksanan pemilu di kota Prabumulih berjalan lancar dan tertib, selain itu tingkat partisipasi mengalami peningkatan yang mencapai 80 persen," ungkap Marjuansyah.

Ketua KPUD Prabumulih menuturkan rekapitulasi tingkat kota dilakukan pihaknya setelah proses panjang perhitugan dan pleno ditingkat kecamatan atau panitia pengurus kecamatan (PPK).

"Rekapitulasi di enam kecamatan telah selesai dan langsung kami gelar pleno tingkat kota, kami berharap dukungan semua pihak hingga selesai tanpa mengalami kendala," ujarnya.

Marjuansyah berharap apapun hasil yang nantinya ditetapkan hendaknya semua partai dan calon anggota legislatif maupun saksi hendaknya dapat menerima hasil keputusan. "Semoga semua yang terpilih tentunya yang diharapkan mayarakat dan merupakan terbaik dan jujur serta amanah memperjuangkan masyarakat," katanya.

Untuk para calon legislatif yang belum terpilih, Marjuansyah berharap juga hendaknya dapat menerima hasil dengan baik tanpa melakukan hal tak diinginkan maupun keributan. "Kalah menang itu biasa, yang menang kami harap bersabar dan yang menang jangan berlebihan," harapnya.

Rapat terbuka rekapitulaai itu sendiri dikawal ketat sekitar 160 personel polres Prabumulih terdiri dari shabara, intel, reskrim dan polsek-polsek. Tidak hanya polri, sebanyak 17 personel BKO TNI dari Koramil juga standby di lokasi perhitungan guna menantisipasi timbulnya kericuhan.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kabag Ops, Kompol Agus Selamet mengungkapkan pihaknya melakukan pengamanan untuk mengantisipasi hal tak diinginkan terjadi selama rekapitulasi. "Kami beri pengamanan dengan menurunkan 160 lebih personel dibantu BKO TNI sebanyak 17 orang dari Koramil," ungkap Agus.

Kabag Ops menuturkan, pihaknya mulai dari luar gedung hotel grand nikita hingga dalam aula melakukan pengamanan dengan memeriksa para peserta maupun undangan menggunakan metal detektor. "Kami menghimbau juga seluruh partai dan simpatisan maupun caleg agar menjaga ketertiban dan keamanan bersama sehingga pelaksanaan rekapitulasi suara berjalan aman serta kondusif," tuturnya. (eds)

Penulis: Edison
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved