Berita Mura

Pemkab Musirawas Sepakat Rumah Sakit dr Sobirin Jadi Rujukan, Pemprov Kucurkan Dana Rp 300 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) bersedia melepas aset Rumah Sakit (RS) dr Sobirin di Kota Lubuklinggau ke Pemprov Sumsel

Pemkab Musirawas Sepakat Rumah Sakit dr Sobirin Jadi Rujukan, Pemprov Kucurkan Dana Rp 300 Miliar
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mura, Zulkifli Idris saat dibincangi Tribunsumsel.com. 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUSIRAWAS-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) bersedia melepas aset Rumah Sakit (RS) dr Sobirin di Kota Lubuklinggau ke Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mura, Zulkifli Idris saat dibincangi Tribunsumsel.com, Minggu (28/4/2019).

Zul mengatakan, Pemkab sepakat setelah Pemprov Sumsel bersedia membantu pengembangan dan pembangunan RS dr Sobirin milik Kabupaten Mura di Kecamatan Muara Beliti.

"Karena gubernur telah sepakat bahwa kita akan dibantu 300 Miliar untuk pengembangan rumah sakit di Muara Beliti, bantuan itu kemungkinan akan diberikan secara bertahap," terangnya.

Tulang Punggung Keluarga Itu Telah Pergi, Naujillah Linmas TPS di Palembang Titip Jaga Dua Anaknya

Untuk diketahui RS Sobirin Kabupaten Mura merupakan salah satu dari enam aset milik Pemkab Mura yang berada di Kota Lubuklinggau dan akan diserahkan ke Pemprov Sumsel.

Hanya saja, Zul belum bisa memastikan waktu penyerahan aset tersebut, mengingat Pemkab Mura sifatnya hanya menunggu petunjuk dari Pemprov Sumsel.

"Karena untuk kepentingan orang banyak kita bersedia melepasnya. Sebab katanya mau dijadikan rumah rujukan untuk wilayah Lubuklinggau, Mura dan Muratara," terangnya.

Usang dan Sering Bocor, Tahun Ini Pemkot Prabumulih Renovasi Kantor Dinas Pendidikan

Untuk itu, pihaknya sangat mendukung wacana Pemprov Sumsel tersebut.

Apalagi selama ini setiap pasien rujukan dari tiga wilayah tersebut selalu terkendala akses yang jauh menuju Palembang.

"Jadi kalau sudah ada rumah sakit rujukan kita tidak perlu repot-repot lagi ke Palembang, karena pasien dan keluarganya tidak perlu lelah di jalan," paparnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved