Seputar Islam

Tata Cara Sholat Hajat dan Bacaan Niat Latin Serta Doa Sesudah Sholat (Agar Hajat Segera Dikabulkan)

Shalat hajat ialah shalat sunah yang dikerjakan karena mempunyai hajat agar diperkenankan hajatnya oleh Tuhan.

HO
Tata Cara Sholat Hajat 

TRIBUNSUMSEL.COM - Shalat hajat ialah shalat sunah yang dikerjakan karena mempunyai hajat agar diperkenankan hajatnya oleh Tuhan.

Sholat sunah hajat dikerjakan dua raka'at, kemudian berdo'a memohon sesuatu yang menjadi hajatnya.

Shalat hajat ini banyak macam ragam cara mengerjakannya yakni bukan syarat rukunnya tidak, hanya pada bacaan dan tertibnya berlainan cara mengerjakannya.

Pada pokoknya shalat hajat itu dilaksanakan dua raka'at sampai dengan 12 raka'at dengan tiap-tiap dua rakaat satu salam.

Ayat ayatnya terserah kepada yang akan mengerjakannya dan diperbuat dua raka'at sehingga sampai 12 rakaat jumlahnya.

Dan seperti shalat shalat yang lain.

Bacaan Niat Sholat Hajat

USHALLI SUNNATAL HAAJATI RAK'ATAINI LILLAAHI TA'AALAA. ALLAHU AKBAR.

Artinya :
Aku niat shalat sunat hajat dua raka'at karena Allah ta'alaa. Allahu Akbar.

Doa Sholat Hajat

Apabila telah selesai shalat hajat, lalu duduklah kita dengan khusy', lalu membaca istighfar.

Dalam Kitab Tajul Jamil lil ushul, dianjurkan :

Selesai shalat hajat membaca istighfar 100 kali, yakni membaca 

ASTAGHFIRULLAAHAL AZHIIMA

Artinya :

"Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Besar/Agung".

Atau yang lebih lengkap bacaan istighfar sebagai berikut

ASTAGHFIRULLAAHA RABBII MIN KULLI DZANBIN WAATUUBU ILAIHI

Artinya :

"Aku memohon keampunan kepada Allah Tuhanku, dari dosa-dosa dan aku bertaubat kepadaMu".

Selesai membaca istighfar lalu membaca shalawat atas Nabi SAW 100 kali, yakni membaca :

ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN SHALAATAR RIDLAA WARDLA 'AN ASH-HAABIHIR RIDLAA ARRIDLAA

Artinya :

"Ya Allah, beri karunia kesejahteraan atas junjungan kami Muhammad, kesejahteraan yang diridhai, dan ridh ailah dari pada sahabat sahabat sekalian".

Sesudah itu membaca doa sebagai berikut

LAA ILAAHA ILLALLAAHUL HAKIIMUL KARIIM, SUBHAANALLAAHI RABBIL ARSYIL 'AZHHM, ALHAMDULILLAAHI RABBIL 'AA LAMUN, AS-ALUKA MUUJIBAATI RAHMATIKA WA-AZAA-IMA MAGHFIRATIKA WAL GHANIIMATA MIN KULLI BIRRIN WAS SALAAMATA MIN KULLI ITSMIN LAA TADA' LH DZANBANIL LAA GHAFARTAHU, WALAAHAMMAN ILLAA FARRAJTAHU WALAA HAAJATAN ILLAA HIYA LAKA RIDLAN ILLAA OADLAITAHAA YAA ARHAMAR RAAHIMBNA.

Artinya :

"Tidak ada Tuhan melainkan Allah yang Maha Penyantun dan Pemurah. Maha suci Allah, Tuhan pemelihara 'arasy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. KepadaMulah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmatMu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunanMu, dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa dari pada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaanMu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan yang paling Pengasih dan Penyayang". ( H.R. Turmudzi dan Ibnu Abi Aufa ).

Kemudian mohonlah apa yang dimaksud , sambil bersujud kepada Allah, dan perbanyaklah bacaan :

LAA ILAAHA ILLA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIN.

Artinya :

"Tidak ada Tuhan melainkan Engkau ya Allah, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku ini adalah dari golongan yang aniaya".

Keterangan :

Shalat hajat ini laksanakanlah semalam, atau tiga malam sampai tujuh malam, tergantung pada penting dan urgensinya serta sulit maksud kita ini. Insya Allah hajat kita ini terkabul

Penulis: M Syah Beni
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved