Berita Palembang

BTN Belum Layani Akad Kredit Rumah Subsidi Harga Rp 140 Juta Sampai Muncul Ketetapan Pemerintah

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Rumah bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari tahun ke tahun semakin diminati

BTN Belum Layani Akad Kredit Rumah Subsidi Harga Rp 140 Juta Sampai Muncul Ketetapan Pemerintah
Tribun Sumsel/ Hartati
Business Gathering BTN Palembang bersama pengembang dan sejumlah pengusaha yang memaparkan produk BTN serta kemudahan yang bisa didapat pengusaha dan rekanan BTN dari segi pembiayaan di di Hotel Harper, Kamis (25/04/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Rumah bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari tahun ke tahun semakin diminati.

Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat kuartal pertama tahun ini penjualan rumah subsidi tumbuh 37 persen dari periode yang sama tahun lalu.

"Kuartal pertama sudah 2.552 unit rumah yang laku terjual dari total target 10.500 unit tahun 2019," ujar Consumer Loan Head Bank BTN Cabang Palembang, Sabki, pada acara Business Gathering BTN di Hotel Harper Palembang, Kamis (25/4/2019).

Sementara untuk rumah komersil juga realisasi penjualannya menggembirakan yakni sudah terjual 122 unit rumah dari target 314 unit.

Penjualan rumah komersil memang tidaklah selaris manis rumah subsidi karena faktor harga dan daya beli masyarakat.

Permudah Pelayanan di Desa, Pemkab Muaraenim Latih 60 Admin Desa Online

Saat ini saya beli masyarakat menurun sehingga penjualan juga terkena imbasnya.

Faktor politik juga sedikit banyak diakuinya ikut menyumbang pelemahan daya beli rumah komersil karena masyarakat tengah wait and see.

Sementara itu disinggung soal kenaikan harga rumah subsidi Dikatakan Subki, memang ada beberapa pengembang yang sudah menaikkan harga namun belum bisa melakukan akad karena dari pihak pemerintah belum menetapkan kenaikan harga baru rumah bersubsidi.

"Pengembang ingin menaikkan harga baru boleh silahkan saja tapi mereka belum bisa menjualnya karena untuk menjualnya haruslah sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah."

"Artinya konsumen "digantung" hingga pemerintah menetapkan harga baru jika dijual dengan harga baru Rp 140 juta," tambahnya.

KPR Bank Syariah Mandiri, Permudah Nasabah Payroll Bunga Fix Sampai Kredit Usai

Halaman
12
Penulis: Hartati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved